Segudang Prestasi, Nurul Akmal Hanya Dilantik sebagai PPPK Paruh Waktu

Selasa 03-02-2026,10:40 WIB
Reporter : Rendi Setiawan
Editor : Rendi Setiawan

SILAMPARITV.CO.ID - Nama atlet angkat besi putri Indonesia, Nurul Akmal, mendadak menjadi sorotan publik setelah curahan hatinya di media sosial viral. Atlet berprestasi asal Aceh Utara itu mengungkapkan kekecewaannya usai resmi dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

BACA JUGA:Netflix Tampilkan Konser Comeback BTS Secara Live dan Dokumenter Eksklusif

BACA JUGA:Balita Alami Kejang Saat Boarding Pesawat, IDAI Tekankan Pentingnya Antisipasi Darurat Anak

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Nurul mempertanyakan apakah sederet prestasi yang telah ia torehkan untuk Indonesia belum cukup membuatnya layak menyandang status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Aku hanya bisa belajar menerima semuanya. Apakah aku tidak pantas mendapatkan itu (PNS)?” tulis Nurul dalam unggahannya, Senin (2/2/2026).

Unggahan tersebut langsung menuai reaksi luas dari warganet. Banyak pihak menyampaikan empati sekaligus keprihatinan, mengingat Nurul Akmal merupakan atlet nasional dengan segudang prestasi internasional yang telah lama mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia.

BACA JUGA:PT. Grace Strategy System Gelar Pelatihan dan Pembinaan Security

BACA JUGA:Bantuan Sosial Februari 2026 Mulai Disalurkan untuk 18 Juta KPM, Ini Rincian dan Cara Mengeceknya

Profil Singkat Nurul Akmal

Nurul Akmal lahir di Aceh Utara pada 12 Februari 1993. Atlet yang akrab disapa Amel ini merupakan lifter andalan Indonesia di kelas +87 kilogram. Ia tergabung dalam klub Seuramoe Lifter Aceh dan berlatih di bawah bimbingan pelatih nasional Dirdja Wihardja.

Perjalanan Karier

Karier Nurul di dunia angkat besi dimulai sejak tahun 2010 melalui program Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD) Aceh. Sejak saat itu, prestasinya terus menanjak hingga menjadi tulang punggung tim nasional angkat besi putri Indonesia.

Puncak pengakuan terhadap dedikasinya terlihat saat Nurul dipercaya menjadi salah satu pembawa bendera Merah Putih pada upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 sebuah kehormatan yang hanya diberikan kepada atlet dengan rekam jejak luar biasa.

Namun di balik prestasi tersebut, Nurul masih dihadapkan pada ketidakpastian masa depan. Hingga kini, ia tercatat berstatus PPPK paruh waktu, kondisi yang dinilai banyak pihak tidak sebanding dengan kontribusinya bagi bangsa.

BACA JUGA:Gaji Rp. 500 Ribu Dipersoalkan, Pemkot Lubuklinggau Klarifikasi Keluhan Guru PPPK Paruh Waktu

Kategori :