SILAMPARITV.CO.ID - Minyak jelantah yang tampak keruh dan berbau menyengat kerap dianggap tidak berguna. Padahal, dengan penanganan yang tepat, minyak bekas masih bisa dimanfaatkan kembali, terutama untuk keperluan non-konsumsi atau didaur ulang menjadi produk ramah lingkungan.
Mengetahui cara mengatasi minyak jelantah keruh dan bau bukan hanya membantu menjaga kualitas minyak, tetapi juga berdampak positif bagi kesehatan keluarga. Minyak yang kotor berpotensi menghasilkan senyawa berbahaya jika digunakan berulang kali. Selain itu, pengolahan minyak jelantah yang benar turut berperan dalam mengurangi limbah rumah tangga.
BACA JUGA:Setel AC Terlalu Dingin Picu Lonjakan Tagihan Listrik, Pakar Ungkap Fakta Sebenarnya
BACA JUGA:7 Tips Aman Berkendara Motor Saat Musim Hujan
Minyak jelantah sendiri merupakan minyak goreng yang telah digunakan berulang kali untuk menggoreng bahan makanan. Berdasarkan buku Review: Manfaat Tanaman Kelapa Bagi Kesehatan dan Lingkungan Serta Sebagai Alternatif Sumber Energi Terbarukan (2022) karya Ir. Diah Novianti, M.A, minyak jelantah termasuk limbah yang mengandung senyawa bersifat karsinogenik akibat proses pemanasan berulang.
Berikut ini rangkuman berbagai cara alami dan praktis untuk mengatasi minyak jelantah keruh dan bau, dirangkum dari berbagai sumber, Rabu (4/2/2026).
1. Menyaring Minyak Jelantah sebagai Langkah Awal
Penyaringan merupakan tahap paling mendasar untuk membersihkan minyak jelantah. Tujuannya adalah memisahkan sisa makanan, remah gorengan, serta kotoran yang membuat minyak tampak keruh dan beraroma tidak sedap.
Pastikan minyak sudah dalam kondisi dingin sebelum disaring. Gunakan saringan halus, kertas kopi, atau tisu dapur bersih. Tuangkan minyak secara perlahan ke dalam wadah bersih agar partikel kecil dapat tertahan. Langkah ini membuat minyak lebih jernih dan siap untuk proses selanjutnya.
BACA JUGA:Resmi Meluncur, Motorola G17 dan G17 Power Usung Baterai Besar di Kelas Entry-Level
BACA JUGA:Tak Jera, Residivis Curanmor di Lubuklinggau Kembali Beraksi Usai Bebas dari Penjara
2. Tepung Maizena atau Terigu untuk Mengikat Kotoran
Tepung maizena maupun terigu dapat dimanfaatkan untuk membantu menjernihkan minyak. Tepung berfungsi mengikat kotoran dan partikel penyebab keruh.
Caranya, campurkan sekitar 2–3 sendok makan tepung ke dalam minyak jelantah yang sudah dingin. Panaskan dengan api kecil sambil diaduk perlahan. Setelah tepung menggumpal dan menarik kotoran, matikan api dan biarkan dingin. Saring minyak menggunakan kain bersih atau saringan halus.
BACA JUGA:Sambut Ramadhan 1447 H, Lapas Narkotika Muara Beliti Perkuat Pembinaan Keagamaan