BACA JUGA:Enggan Masuk Close Friends? Instagram Kembangkan Fitur Keluar dari Daftar Pengguna Lain
3. Nasi Putih untuk Mengurangi Bau Amis
Nasi putih matang juga dapat digunakan untuk menghilangkan bau tidak sedap, terutama pada minyak bekas menggoreng ikan. Panaskan minyak dengan api sedang, lalu masukkan segenggam nasi matang.
Aduk selama beberapa menit hingga nasi berubah warna menjadi kecokelatan. Nasi akan menyerap bau dan kotoran. Setelah itu, angkat nasi dan saring minyak agar bersih dari sisa-sisa nasi.
4. Kentang Mentah untuk Menjernihkan Minyak
Kentang mentah memiliki kemampuan menyerap partikel penyebab minyak keruh. Kupas satu kentang ukuran sedang, lalu potong tipis atau dadu kecil.
Masukkan kentang ke dalam minyak panas dan biarkan hingga kentang tampak layu. Setelah itu, angkat kentang dan saring minyak. Kentang bekas proses ini tidak boleh dikonsumsi.
BACA JUGA:Pemerintah Siapkan 6.000 Beasiswa S1 Talenta Indonesia 2026, Fokus Prestasi Nasional dan Global
BACA JUGA:Dua Bocah Lubuklinggau Tewas Usai Tenggelam di Kolam
5. Serai untuk Mengurangi Bau Tengik
Serai dikenal memiliki aroma segar yang mampu menetralisir bau tidak sedap. Untuk memanfaatkannya, panaskan minyak jelantah, lalu masukkan beberapa batang serai yang telah dimemarkan.
Biarkan hingga serai layu dan aromanya keluar. Bau tengik akan berkurang dan digantikan aroma yang lebih segar. Angkat serai dan saring minyak sebelum digunakan kembali.
BACA JUGA:Peredaran Narkoba Terbongkar, Polres Musi Rawas Amankan Tujuh Pengedar dalam Sebulan
BACA JUGA:Akses Terputus Banjir, Polisi Musi Rawas Evakuasi Jenazah Warga
6. Arang Aktif untuk Pemurnian Minyak
Arang aktif merupakan bahan penyerap (adsorben) yang kuat dan efektif untuk memurnikan minyak jelantah. Haluskan arang kayu hingga menjadi serbuk.