SILAMPARITV.CO.ID - Warga Desa Air Kopras, Kecamatan Pinang Belapis, Kabupaten Lebong, Bengkulu, digemparkan dengan penemuan seorang perempuan muda yang meninggal dunia secara tragis di dalam rumahnya, Kamis (5/2/2026) siang. Korban diketahui bernama Aulia (19), seorang pengantin muda yang baru beberapa bulan menikah.
BACA JUGA:Komdigi Klarifikasi Dugaan Kebocoran Data Pelamar Kerja yang Ramai di Media Sosial
BACA JUGA:Mantapkan Kinerja 2026, Lapas Narkotika Muara Beliti Ikuti Rakor Evaluasi dan Rencana Aksi
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di dalam kamar oleh orang tuanya sendiri. Pada tubuh korban ditemukan luka serius di bagian leher, sehingga kuat dugaan korban meninggal akibat tindak kekerasan.
Selain itu, korban juga disebut tengah mengandung, sehingga peristiwa ini semakin menambah duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.
BACA JUGA:Kuota Internet Kini Bisa Dibawa ke Bulan Berikutnya, Ini Ketentuan dari Operator Seluler
BACA JUGA:11 Tahun Bermukim di Ngada, Keluarga Bocah SD Tak Pernah Dapat Bantuan Sosial
Setelah penemuan tersebut, aparat kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian. Jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Lebong untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk proses autopsi guna memastikan penyebab kematian.
Pantauan di lokasi, Tim Inafis Polres Lebong bersama petugas kepolisian lainnya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut turut diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.
BACA JUGA:Pemkab Rejang Lebong Mutasi 23 Kepala Sekolah, Berikut Daftarnya
BACA JUGA:Jarang Bergerak hingga Gemar Junk Food, Kebiasaan Harian Ini Diam-Diam Mengganggu Kesehatan Mental
Kepala Desa Air Kopras, Subhan, membenarkan adanya peristiwa penemuan warga yang meninggal dunia tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh orang tuanya dalam kondisi tidak bernyawa.
“Korban ditemukan oleh orang tuanya di dalam kamar. Ada luka di bagian leher. Informasi yang kami terima, korban juga sedang hamil,” ujar Subhan.
BACA JUGA:Kolaborasi Bank BNI & Pemkot Lubuklinggau Laksanakan Program Perlindungan Kesejahteraan ASN
BACA JUGA:Prabowo Ingin Indonesia Bebas Atap Seng Lewat Gentengisasi Nasional