BACA JUGA:Kecelakaan Dua Mobil di Musi Rawas, Innova Zenix dan Wuling Terlibat
5. Interval Run (Lari Interval)
Sprint pendek intens + jog/jalan pemulihan (contoh: 2 menit kencang + 2-3 menit santai). Manfaat: Maksimalkan kecepatan & stamina; istirahat cukup hindari kelelahan.
6. Fartlek
Lari dasar + interval kecepatan acak (santai lalu percepat 1 menit, ulang). Manfaat: Biasakan tubuh variasi tempo, kuatkan ketahanan saat percepatan.
BACA JUGA:Titik Terang! Konflik Owner Linggau Keramik dengan Lydia Aza Diselesaikan Secara Kekeluargaan
BACA JUGA:Langit Lampung Gempar, Cahaya Misterius Mirip Meteor Viral di Media Sosial
7. Threshold Run
Mirip tempo tapi lebih cepat, di ambang anaerob (tanpa naik asam laktat drastis). Manfaat: Naikkan ambang anaerob—lari lebih cepat/lama tanpa ngos-ngosan, untuk level kompetitif.
8. Progression Run
Mulai pelan, makin cepat (peningkatan 5 detik pun cukup). Manfaat: Latih kontrol kecepatan, hemat energi awal, bangun percaya diri race day.
BACA JUGA:Begadang Bukan Sekadar Kurang Tidur, Tapi Ancaman Nyata bagi Tubuh
Lari bukan monoton! Kombinasikan variasi ini dengan konsistensi untuk hasil optimal. Pilih yang cocok dan mulai langkahmu sekarang!