SILAMPARITV.CO.ID - Pendapatan pajak daerah di Sumatera Selatan (Sumsel) hingga awal April 2026 masih berada di bawah target. Berdasarkan data terbaru, realisasi pajak daerah per 6 April baru mencapai Rp. 751,95 miliar atau sekitar 18,47 persen dari target tahunan sebesar Rp. 4,07 triliun.
Kepala Badan Pendapatan Daerah Sumatera Selatan, Achmad Rizwan, menyampaikan bahwa capaian tersebut masih akan terus digenjot melalui berbagai strategi, termasuk optimalisasi pendataan dan peningkatan kepatuhan wajib pajak.
BACA JUGA:Kenapa Mobil Hybrid Bisa Jadi Boros? Ini Penjelasan dan Faktornya
BACA JUGA:Mobil Listrik Imut yang Mencuri Perhatian: Changan Lumin Digemari Berbagai Kalangan
Kontribusi Pajak Kendaraan Masih Dominan
Rizwan menjelaskan, pendapatan pajak daerah saat ini masih ditopang oleh sektor kendaraan bermotor, khususnya:
Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB)
Terealisasi Rp. 385,05 miliar atau 24,9 persen dari target Rp. 1,54 triliun
Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)
Terealisasi Rp. 174,63 miliar atau 19,96 persen dari target Rp. 875,04 miliar
Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB)
Terealisasi Rp. 179,5 miliar atau 21,49 persen dari target Rp. 835,43 miliar
Ketiga sektor ini menjadi tulang punggung utama penerimaan pajak daerah di Sumsel.
BACA JUGA:Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Desain Stylish dengan Sentuhan Warna Modern
BACA JUGA:Tampil Lebih Fresh: Inspirasi Potongan Rambut yang Memberi Efek Awet Muda