Teknologi Walking Rig Percepat Pengeboran Sumur Migas di PALI, Tuntas 38 Hari

Selasa 28-04-2026,08:24 WIB
Reporter : Shinta Triana Dewi
Editor : Shinta Triana Dewi

Selain faktor teknologi, keberhasilan ini juga ditopang oleh peran pekerja yang memiliki kompetensi tinggi dan disiplin dalam menjalankan operasi.

BACA JUGA:Diduga Tertekan Ekonomi, IRT di Musi Rawas Akhiri Hidup

BACA JUGA:Polisi Bongkar Jaringan Sabu di Palembang, Empat Orang Ditangkap

Dukungan Masyarakat dan Stakeholder

Operasional pengeboran juga berjalan lancar berkat sinergi dengan masyarakat di wilayah PALI dan Prabumulih, serta dukungan dari berbagai pemangku kepentingan.

Kolaborasi ini menciptakan kondisi yang kondusif sehingga kegiatan pengeboran dapat berlangsung tanpa hambatan berarti.

BACA JUGA:Semangat HBP ke-62, Lapas Kelas IIA Lubuklinggau Tegaskan Komitmen “Kerja Nyata, Pelayanan Prima”

BACA JUGA:Heboh! Dugaan Penculikan Anak Berujung Amuk Massa di Rejang Lebong

Catatan Keselamatan Kerja

Aspek keselamatan kerja menjadi perhatian utama dalam proyek ini. Pengeboran sumur BNG-079 mencatatkan 52.320 jam kerja aman (safe man hours), yang menunjukkan penerapan prinsip HSSE berjalan dengan baik.

Capaian ini tidak hanya mencerminkan efisiensi operasional, tetapi juga komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan dan keberlanjutan lingkungan.

BACA JUGA:Bupati Musi Rawas Hadiri Rakor Forkopimda Sumsel Bahas Legalisasi Sumur Minyak Rakyat

Keberhasilan pengeboran ini menjadi bukti bahwa inovasi teknologi dan kolaborasi yang kuat mampu mendorong kinerja sektor migas nasional ke arah yang lebih optimal.

Kategori :