SILAMPARITV.CO.ID - Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan publik saat menghadiri KTT ASEAN ke-48 yang berlangsung di Cebu, Filipina. Bukan hanya karena agenda diplomasi dan pembahasan kerja sama kawasan, tetapi juga karena penampilannya yang dinilai berbeda dibanding para pemimpin negara lain.
BACA JUGA:Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah, Naik ke Peringkat 14 Dunia FIFA
BACA JUGA:ASUS Indonesia Resmi Luncurkan Laptop AI Copilot+ PC Terbaru di Indonesia
Dalam sesi foto bersama pemimpin ASEAN, Prabowo tampil mengenakan jas berwarna krem dipadukan dengan peci hitam khas Indonesia. Penampilan tersebut langsung mencuri perhatian karena mayoritas pemimpin lain terlihat memakai setelan jas berwarna gelap. Tak sedikit netizen yang mengaku salah fokus melihat gaya busana Presiden RI tersebut.
BACA JUGA:Fakta Pilu Bus ALS Terbakar di Muratara, Jenazah Diduga Berpelukan
BACA JUGA:Wagub Sumsel Pastikan Pembangunan Kembali Jembatan Sungai Menang Dimulai Tahun 2027
Di media sosial, banyak warganet menyebut penampilan Prabowo memancarkan “aura bos besar”. Bahkan ada yang bercanda menyebut dirinya terlihat seperti CEO perusahaan internasional yang sedang menghadiri rapat tahunan kelas dunia. Komentar-komentar lucu pun ramai memenuhi berbagai unggahan foto KTT ASEAN.
BACA JUGA:Benarkah Guru Honorer Tak Bisa Mengajar Lagi di 2027? Ini Faktanya
BACA JUGA:Wujudkan Pemasyarakatan Bersih, Lapas Narkotika Muara Beliti Laksanakan Apel dan Ikrar Zero Halinar
Meski begitu, agenda utama pertemuan tetap berjalan serius. Dalam forum BIMP-EAGA, Indonesia membahas berbagai isu penting mulai dari penguatan perdagangan antarnegara, peningkatan investasi kawasan, hingga percepatan pembangunan ekonomi di wilayah timur ASEAN.
BACA JUGA:Mengenal Andes Virus, Jenis Hantavirus yang Disebut Bisa Menular Antar Manusia
BACA JUGA:Rasa Kesepian Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung, Ini Penjelasan Ahli
Selain itu, pemerintah Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama regional agar ASEAN tetap menjadi kawasan yang kompetitif, inklusif, dan mampu menghadapi tantangan global di tengah kondisi ekonomi dunia yang dinamis.
BACA JUGA:Kemangi Ternyata Punya Manfaat untuk Skincare, Disebut Bisa Redakan Iritasi Kulit
BACA JUGA:Harga MinyaKita Naik Jadi Rp 20 Ribu per Liter, Cabai Justru Turun