Pegawai Kemenkumham Sumsel Meninggal di Kos Ariodillah Palembang

Rabu 13-05-2026,09:32 WIB
Reporter : Rendi Setiawan
Editor : Rendi Setiawan

SILAMPARITV.CO.ID - Seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumatera Selatan ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya yang berada di kawasan Jalan Ariodillah, Kelurahan 20 Ilir D III, Kecamatan Ilir Timur I, Kota Palembang, Selasa (12/5/2026).

BACA JUGA:Bulog Sumsel Babel Gelar Operasi Pasar MinyaKita di Palembang, Warga Bisa Beli Rp15.500 per Liter

BACA JUGA:Kejari Lubuklinggau Libatkan 72 Lurah Awasi Program MBG dan Koperasi Merah Putih

Korban diketahui bernama Muklas Yuriadi (39). Almarhum merupakan pejabat yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pelayanan Kepatuhan di lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat beraktivitas seperti biasa dengan datang ke kantor pada pagi hari. Namun, tidak lama setelah tiba, korban mengeluhkan kondisi tubuhnya yang kurang fit dan meminta izin kepada rekan kerjanya untuk pulang ke tempat kos guna beristirahat.

BACA JUGA:Disdikbud Kalbar Soroti Gangguan Audio di Final LCC MPR RI, Penilaian Juri Dipertanyakan Peserta

BACA JUGA:Kalapas Narkotika Muara Beliti Tegaskan Disiplin, Beri Arahan Tegas kepada Petugas

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel, Hendry Marulitua, menjelaskan bahwa korban diantar oleh salah seorang pegawai menuju tempat tinggalnya sekitar pukul 09.00 WIB.

Menurut Hendry, setibanya di kos, korban sempat mendapat pertolongan awal berupa terapi tradisional seperti kerokan dan pijatan ringan sambil menunggu kemungkinan dibawa ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA:SPMB SMK PGRI Lubuklinggau Telah Dibuka , Punya 3 Jurusan Kompetensi Keahlian & Berbagai Program Unggulan

BACA JUGA:Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Gandus Ditangkap Setelah Buron

“Korban sempat masuk kantor, namun mengeluh tidak enak badan lalu meminta izin pulang. Rekan kantor mengantarnya ke kos dan sempat memberikan pertolongan awal sembari menunggu tindak lanjut pemeriksaan kesehatan,” ujar Hendry kepada awak media di lokasi kejadian.

Namun, kondisi korban justru memburuk. Beberapa saat kemudian, korban ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamar.

BACA JUGA:Viral ! LCC Empat Pilar MPR Jawaban Sama Tapi Kok Nilai Berbeda ? MPR Minta Maaf dan Janji Evaluasi Total

BACA JUGA:Bentang Seblat Diselamatkan: Izin PT. API dan PT. BAT Dicabut Demi Gajah dan Harimau Sumatera

Kategori :