Mengenal Hari Raya Waisak 2026: Sejarah, Makna, dan Tradisi Suci Umat Buddha

Minggu 31-05-2026,05:00 WIB
Reporter : Rendi Setiawan
Editor : Rendi Setiawan

Pada usia dewasa, Siddharta Gautama berhasil mencapai pencerahan sempurna saat bermeditasi di bawah Pohon Bodhi di Bodh Gaya. Peristiwa ini menjadi awal lahirnya Buddha Gautama sebagai guru spiritual.

3. Maha Parinibbana atau Wafatnya Buddha

Buddha Gautama wafat pada usia 80 tahun di Kusinara. Peristiwa ini dikenal sebagai Maha Parinibbana, yang menandai berakhirnya kehidupan beliau di dunia.

BACA JUGA:Pemkab Musi Rawas Gelar Sholat Idul Adha 1447 H, Terima Bantuan Sapi Kurban Presiden Prabowo Seberat 900 Kg

BACA JUGA:Pertemuan dengan Mantan Kekasih Berujung Petaka, Pengantin Baru di Muara Enim Meninggal Dunia

Persiapan Menjelang Waisak

Menjelang Hari Raya Waisak, umat Buddha biasanya melakukan berbagai persiapan sebagai bentuk penyucian diri dan penghormatan terhadap ajaran Buddha.

Beberapa kegiatan yang umum dilakukan antara lain membersihkan vihara, berziarah ke makam keluarga, mengikuti kegiatan sosial, hingga memperbanyak meditasi dan doa.

BACA JUGA:Daging Kurban Menumpuk Saat Iduladha? Pakar IPB University Bagikan Cara Penyimpanan dan Pengolahan yang Tepat

BACA JUGA:Kesabaran Ibu Habis, Pria di Musi Rawas Dilaporkan ke Polisi Usai Berulang Kali Gadaikan Motor Keluarga

Tradisi Perayaan Hari Raya Waisak

1. Berdoa dan Bermeditasi

Umat Buddha mendatangi vihara untuk melaksanakan ibadah, puja bakti, serta meditasi guna memperoleh ketenangan batin dan memperdalam refleksi spiritual.

2. Mengenakan Pakaian Putih

Warna putih melambangkan kesucian hati, ketulusan, dan kebersihan jiwa sehingga banyak umat mengenakan pakaian berwarna putih saat mengikuti perayaan Waisak.

3. Menjalankan Lima Sila

Kategori :