Mengenal Hari Raya Waisak 2026: Sejarah, Makna, dan Tradisi Suci Umat Buddha

Minggu 31-05-2026,05:00 WIB
Reporter : Rendi Setiawan
Editor : Rendi Setiawan

Pada momen Waisak, umat Buddha berupaya menjalankan lima sila dengan lebih disiplin, yaitu tidak membunuh, tidak mencuri, tidak berbuat asusila, tidak berdusta, dan tidak mengonsumsi minuman memabukkan.

BACA JUGA:3 Sampo dengan Kandungan Niacinamide untuk Bantu Atasi Rambut Rontok dan Ketombe

BACA JUGA:Daftar Mobil yang Masih Cocok Pakai Pertalite, Cek Spesifikasi Mesin Sebelum Isi BBM

4. Menyalakan Lilin dan Lampu Minyak

Cahaya lilin menjadi simbol kebijaksanaan dan penerangan yang mengusir kegelapan batin serta ketidaktahuan dalam kehidupan manusia.

5. Menghormati Pohon Bodhi

Pohon Bodhi memiliki makna penting karena menjadi tempat Buddha Gautama memperoleh pencerahan. Oleh karena itu, pohon ini dihormati sebagai simbol kebijaksanaan dan kedamaian.

BACA JUGA:HUT Kota Curup ke-146, Momentum Pelestarian Budaya dan Penguatan Pembangunan Rejang Lebong

BACA JUGA:Lapas Narkotika Muara Beliti Perkuat Pembinaan Kemandirian Lewat Penyuluhan UMKM Bersama Perangkat Desa

6. Mengonsumsi Makanan Vegetarian

Sebagian besar umat Buddha memilih mengonsumsi makanan vegetarian sebagai bentuk penghormatan terhadap seluruh makhluk hidup dan praktik pengendalian diri.

7. Bersedekah kepada Sesama

Tradisi berdana atau bersedekah dilakukan dengan memberikan makanan, kebutuhan sehari-hari, maupun bantuan lainnya kepada para biksu dan masyarakat yang membutuhkan.

BACA JUGA:BULOG Serap Hampir 3 Juta Ton Gabah Petani, Stok Beras Nasional Makin Kuat !

BACA JUGA:David Benavidez Borong Dua Penghargaan Bergengsi Dari WBC

8. Ritual Memandikan Patung Buddha

Kategori :