Heboh! Warga PALI Minta Dipulangkan dari China, Dugaan TPPO Mencuat

Kamis 10-09-2026,10:16 WIB
Reporter : Rendi Setiawan
Editor : Rendi Setiawan

SILAMPARITV.CO.ID - Dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) mencuat setelah seorang perempuan asal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, mengaku mengalami persoalan setelah berada di China.

Perempuan bernama Haja Hastina, warga Desa Sedupi, Kecamatan Tanah Abang, PALI, menyampaikan permintaan agar dirinya dapat kembali ke Indonesia.

Permintaan tersebut disampaikan Haja melalui sebuah video yang beredar di media sosial pada 8 September 2026. Dalam video itu, Haja meminta bantuan Bupati PALI dan Kapolres PALI untuk memfasilitasi kepulangannya.

BACA JUGA:Terungkap! Pria di Rupit Jual Motor Teman yang Dipinjam dengan Alasan Beli Beras

BACA JUGA:Perangkap Sudah Dipasang, Beruang Madu di Lubuklinggau Masih Misterius

Haja menyebut keberangkatannya ke China berkaitan dengan tawaran pekerjaan. Namun setelah sampai di negara tersebut, ia mengaku mengalami kondisi yang membuat dirinya merasa telah menjadi korban.

Pernyataan Haja kemudian mendapat bantahan dari Wiwit Dwi Lestari, warga Desa Harapan Jaya, Kecamatan Tanah Abang, PALI, yang saat ini berada di China dan disebut mengetahui proses keberangkatan Haja.

Saat dikonfirmasi oleh awak media melalui Messenger pada Rabu (9/9/2026), Wiwit memberikan versi berbeda mengenai tujuan keberangkatan Haja.

Menurut Wiwit, Haja sejak awal tidak diberangkatkan untuk bekerja. Ia menyebut Haja justru meminta bantuan untuk mencarikan pria asal China yang bersedia menjadi pasangan hidupnya.

“Dia minta dicarikan pasangan, bukan dijanjikan untuk bekerja di sini,” ujar Wiwit.

BACA JUGA:Usai Viral di Medsos, Gudang Miras di Lubuklinggau Ditutup Sementara

BACA JUGA:Keinginan Sederhana Ibu Hamil Terwujud, Satlantas Lubuk Linggau Beri Pelayanan Humanis

Haja Disebut Ingin Menikah dengan Pria China

Wiwit mengungkapkan, komunikasi dengan Haja telah berlangsung sejak sekitar 20 Mei 2026. Saat itu, menurut pengakuannya, Haja menyampaikan keinginan untuk menikah dengan laki-laki asal China.

Wiwit mengatakan sejumlah konsekuensi dan hal-hal yang berkaitan dengan rencana tersebut telah dijelaskan kepada Haja. Setelah menyatakan setuju, proses keberangkatan kemudian dilakukan hingga Haja berangkat ke China pada 13 Juni 2026.

Kategori :