Setelah nasi sudah matang, disajikan dengan ayam gulung yang dicampur sambal kecap dan sambal terasi.
“Bahan baku yang kami jual sudah bersertifikat MUI. Bukan ayam biasa yang banyak dijual di pasaran. Tekstur dagingnya lebih empuk, enak,” ujarnya.
Hampir setahun setelah dibuka, Warung Barokah yang menu utamanya adalah nasi Cebu, sudah mendapat tempat di hati para pelanggannya.
Rupanya yang datang sudah tahu dan sudah menyantap nasi kebuli ini.
BACA JUGA:Wajib Coba! Inilah 12 Makanan Unik dari Berbagai Daerah yang Ada di Indonesia
“Pertama saya coba beberapa kali, Karena tidak mudah membawa makanan luar negeri modifikasi ke sini. Kita biarkan orang mencicipinya. Ketika mereka bilang semuanya enak, saya berani menjualnya,” ujarnya sambil tertawa.
Satu porsi Nasi Kebuli bisa disantap bersama empat orang dengan satu ayam guling, harganya Rp 127 ribu. Warung Barokah buka setiap hari mulai pukul 12:00 hingga 21:00.
Ukurannya juga kecil untuk dimakan satu orang, sepiringnya harganya Rp 20 ribu.
Heri Handoko dari Kisaran yang mencicipi nasi Kebuli mengaku ketagihan mencicipi menu yang jarang ada di tempat lain.
BACA JUGA:Dodol Betawi, Hidangan Khas Jakarta yang Unik dan Manis, Bisa untuk Oleh-oleh