Gaya Hidup Mewah Anak Picu Krisis Politik: PM Mongolia Oyun-Erdene Mundur dari Jabatan

Gaya Hidup Mewah Anak Picu Krisis Politik: PM Mongolia Oyun-Erdene Mundur dari Jabatan

Gaya Hidup Mewah Anak Picu Krisis Politik: PM Mongolia Oyun-Erdene Mundur dari Jabatan--ist

SILAMPARITV.CO.ID - Krisis politik mengguncang Mongolia setelah Perdana Menteri Luvsannamsrain Oyun-Erdene resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Langkah ini diambil menyusul tekanan publik yang meningkat akibat sorotan tajam terhadap gaya hidup mewah anak laki-lakinya yang memicu gelombang unjuk rasa besar di ibu kota Ulaanbaatar.

BACA JUGA:Polri Luncurkan Policetube: Kanal Video Khusus untuk Tampilkan Kinerja dan Kebaikan Polisi

BACA JUGA:Malas Hapus Make-Up Bisa Bikin Wajah Rusak Parah, Simak Kisah Wanita Ini!

Dari Mosi Kepercayaan ke Pengunduran Diri

Oyun-Erdene mundur setelah gagal memenangkan mosi kepercayaan yang diajukan sendiri ke parlemen sebagai tanggapan atas unjuk rasa yang menuduhnya terlibat dalam praktik korupsi dan gaya hidup borjuis keluarganya. Dalam voting rahasia oleh 82 anggota parlemen, hanya 44 yang menyatakan dukungan, sementara 38 lainnya menolak.

Hasil tersebut membuat Oyun-Erdene tidak mencapai ambang batas 64 suara yang diperlukan dari total 126 kursi parlemen untuk mempertahankan jabatannya sebagai PM.

"Merupakan suatu kehormatan untuk melayani negara dan rakyat saya di masa-masa sulit, termasuk pandemi, perang, dan tarif," ujar Oyun-Erdene dalam pernyataan pengunduran dirinya.

Ia akan tetap menjabat sebagai perdana menteri sementara hingga penggantinya ditunjuk dalam waktu 30 hari ke depan.

BACA JUGA:47 PLTS Diresmikan Presiden, 5.383 Rumah Tangga di Wilayah 3T Kini Nikmati Listrik Bersih

BACA JUGA:Jangkau 67 Ribu Desa, AgenBRILink Terus Perkuat Inklusi Keuangan di Indonesia

Kemarahan Rakyat: “Gaya Hidup Anak PM Tamparan untuk Kami”

Gelombang protes dipicu oleh laporan media sosial dan pemberitaan media yang menyoroti anak laki-laki Oyun-Erdene yang berusia 23 tahun. Ia dilaporkan memiliki mobil mewah, akses ke jet pribadi, lamaran mewah, serta memamerkan cincin berlian dan tas desainer—semuanya tanpa sumber pendapatan yang jelas.

“Tanpa sumber pendapatan yang jelas, pajangan tas mewah, perjalanan pribadi, dan kehidupan mewah mereka menjadi tamparan keras untuk warga Mongolia,” ujar Amina (28), salah satu pengunjuk rasa dari kelompok Ogstsroh Amarhan.

Warga mempertanyakan asal-usul kekayaan keluarga sang PM, terutama karena Oyun-Erdene selama masa kampanye menggambarkan dirinya berasal dari keluarga pedesaan yang sederhana.

Sumber: