Badan Terasa Lemah Saat Berpuasa? Dokter Jelaskan Batas Normal dan Tanda Bahaya
Badan Terasa Lemah Saat Berpuasa? Dokter Jelaskan Batas Normal dan Tanda Bahaya--ist
Berbeda dengan lemas ringan, dehidrasi terjadi ketika tubuh kekurangan cairan hingga mulai memengaruhi fungsi organ. Saat puasa, kondisi ini bisa muncul jika cairan saat sahur tidak mencukupi atau aktivitas fisik di siang hari terlalu berat.
Gejala dehidrasi ringan hingga sedang meliputi:
- Rasa haus yang sangat kuat
- Bibir dan mulut kering
- Urine berwarna kuning tua atau jumlahnya sangat sedikit
- Pusing yang terasa lebih berat dari biasanya
BACA JUGA:BAZNAS Kota Lubuk Linggau Tetapkan Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah Tahun 1447 H / 2026 M
Waspadai Tanda Dehidrasi Berat
Dehidrasi berat merupakan kondisi yang memerlukan penanganan segera. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:
- Tidak buang air kecil selama enam hingga delapan jam
- Urine sangat pekat
- Pusing hebat hingga hampir pingsan
- Kebingungan
- Perubahan kesadaran
- Jantung berdebar cepat
“Jika ada gejala-gejala berbahaya ini, puasa sebaiknya dihentikan dan cairan harus segera diberikan. Jika tidak cepat membaik, segeralah mendapatkan bantuan medis,” tegas dr. Ihsanul.
BACA JUGA:Akhir Pelarian DPO Curat, Abut Diciduk Tim Macan Linggau Saat Jualan Kelapa Muda
Kenali Gejala Sejak Dini
Durasi puasa sekitar 12 hingga 14 jam umumnya tidak menyebabkan dehidrasi berat pada orang yang sehat. Namun, mengenali tanda-tanda awal kekurangan cairan sangat penting untuk mencegah kondisi berkembang menjadi lebih serius.
BACA JUGA:Gagal Beraksi, Terduga Pencuri Seng di Lubuklinggau Babak Belur Diserbu Massa
Kesimpulannya, lemas ringan saat puasa masih merupakan respons tubuh yang normal. Namun, jika disertai urine yang sangat sedikit atau pekat, pusing berat, hingga gangguan kesadaran, kondisi tersebut harus segera diwaspadai. Mengenali perbedaannya membantu menentukan apakah puasa masih aman dilanjutkan atau perlu dihentikan demi menjaga kesehatan.
Sumber: