Pekerja MBG Ungkap Jam Kerja 20 Jam dan Gaji Telat Dibayar

Pekerja MBG Ungkap Jam Kerja 20 Jam dan Gaji Telat Dibayar

Pekerja MBG Ungkap Jam Kerja 20 Jam dan Gaji Telat Dibayar--ist

“Sampai ramai di media sosial BGN. Enggak ada kejelasan apakah akan dirapel atau bagaimana.”

Ia mengaku tetap bekerja demi menjalankan tanggung jawab, meski kondisi ekonominya terhimpit.

 

Ahli: Minim Persiapan dan Hubungan Kerja Tidak Jelas

Pakar hukum perburuhan dari Universitas Gadjah Mada, Nabiyla Risfa Izzati, menilai masalah ini menunjukkan bahwa program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut tidak dipersiapkan dengan matang.

“Situasi kerja mereka sangat mirip dengan pekerja informal yang rentan. Ketiadaan kontrak tertulis menjadi salah satu masalah utama.”

Menurutnya, ketidakjelasan hubungan kerja dapat memicu masalah serius, termasuk eksploitasi jam kerja dan ketidakpastian gaji.

BACA JUGA:Rupiah Kebanyakan Nol, Ubah Rp1.000 Jadi Rp1: Banyak Untungnya Bagi Indonesia

BACA JUGA:7 Negara Paling Kering di Dunia dengan Curah Hujan di Bawah 90 mm

Respons BGN: Gaji Akan Dibayarkan Minggu Ini


Kepala BGN Dadan Hindayana --ist

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengakui adanya keterlambatan gaji pekerja MBG dan menyebut anggaran sudah digeser untuk menyelesaikan pembayaran hingga Desember.

“Minggu ini kami selesaikan. Bulan depan tidak akan ada keterlambatan lagi,” kata Dadan dalam rapat dengan Komisi IX DPR RI, Rabu (12/11).

 

Pengakuan para pekerja menunjukkan adanya persoalan serius dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, khususnya terkait kejelasan kontrak, jam kerja, dan keterlambatan gaji. Pemerintah diminta segera melakukan pembenahan agar program unggulan ini tidak justru menciptakan ketidakadilan bagi para pelaksana di lapangan.

Sumber: