Pendinginan Telur Rebus Tak Boleh Sembarangan, Ini Alasannya
Pendinginan Telur Rebus Tak Boleh Sembarangan, Ini Alasannya--ist
Perubahan warna tersebut sebenarnya tidak berbahaya, tetapi sering dianggap mengurangi tampilan dan selera makan.
BACA JUGA:Dukung Kiprah Perempuan NU, Kalapas Narkotika Muara Beliti Hadiri Pelantikan PC Muslimat NU
BACA JUGA:MAN 1 Model Lubuk Linggau Lakukan Kunjungan Edukasi Jurnalistik di Graha Pena Linggau
Pendinginan dan Umur Simpan
Mencelupkan telur panas langsung ke air es dapat meningkatkan risiko masuknya uap air melalui retakan kecil pada cangkang. Kondisi lembap ini berpotensi mempercepat pertumbuhan bakteri selama penyimpanan.
Sebaliknya, pendinginan perlahan menjaga cangkang tetap kering dan utuh, sehingga telur rebus lebih tahan lama di dalam lemari pendingin tanpa perubahan bau maupun tekstur.
Tips Agar Telur Rebus Mudah Dikupas
Selain teknik pendinginan, usia telur juga berpengaruh:
- Telur yang sudah disimpan 5–10 hari di kulkas umumnya lebih mudah dikupas dibanding telur yang sangat segar.
- Seiring waktu, kantong udara di dalam telur sedikit membesar, membuat cangkang lebih mudah terlepas setelah direbus.
BACA JUGA:Pemkot Lubuk Linggau Hadiri Peletakan Batu Pertama Perluasan Gereja Katolik Penyelenggara Ilahi
BACA JUGA:Dugaan Kebocoran 58 Juta Data Siswa Ramai di X, Mendikdasmen Tegaskan Tak Ada Pelanggaran Sistem
Air Panas vs Air Biasa
Ada pula perdebatan tentang cara merebus telur. Banyak yang menyarankan untuk:
- Mendidihkan air terlebih dahulu,
- Lalu menurunkan telur perlahan menggunakan sendok berlubang.
Metode ini membantu mengurangi risiko retak sekaligus membuat hasil rebusan lebih konsisten.
Pendinginan telur rebus bukan sekadar langkah akhir, tetapi bagian penting untuk menjaga kualitas. Dengan teknik yang tepat, telur akan memiliki tekstur lebih lembut, rasa tetap enak, dan tampilan lebih menarik.
BACA JUGA:Perkara KDRT di Lubuklinggau, Terdakwa Diganjar 15 Tahun Penjara
Sumber: