Hemat BBM , Apakah Sekolah Akan Daring ? Berikut Penjelasan Kemendikdasmen
--
SILAMPARITV.CO.ID - Pemerintah memastikan kegiatan belajar mengajar di sekolah tetap berlangsung secara tatap muka meskipun ada upaya penghematan bahan bakar minyak (BBM). Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menegaskan bahwa pembelajaran daring tidak akan diterapkan karena mempertimbangkan aspek akademik serta pentingnya penguatan pendidikan karakter siswa.
Keputusan ini merupakan hasil koordinasi lintas kementerian yang juga diperkuat oleh pernyataan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno. Pemerintah menilai bahwa proses pembelajaran tatap muka harus tetap berjalan optimal guna mencegah terjadinya penurunan kualitas pendidikan atau learning loss.
Presiden Prabowo Subianto disebut memberikan perhatian besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama di sektor pendidikan. Oleh karena itu, kebijakan yang diambil menitikberatkan pada efektivitas pembelajaran langsung di sekolah.
Sebelumnya, opsi pembelajaran hybrid sempat dipertimbangkan. Namun, pengalaman selama pandemi COVID-19 menunjukkan bahwa sistem daring masih menyisakan berbagai tantangan. Hal ini juga disoroti oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayanti, yang menilai pembelajaran daring kurang efektif dan berdampak pada kualitas pendidikan.
BACA JUGA:Disdik Sumsel Siapkan Penyesuaian Jam Belajar Selama Ramadhan 2026, Durasi Dipersingkat
Dengan demikian, pemerintah menegaskan bahwa menjaga kualitas pembelajaran tetap menjadi prioritas utama, dengan sekolah tatap muka sebagai pilihan terbaik saat ini.
Sumber: #pendidikanindonesia #sekolahtatapmuka #mendikdasmen #kebijakanpendidikan #prabowosubianto #belajarluring #nodaring #pendidikanberkualitas #indonesiamaju