Ketupat, Kuliner Wajib Saat Idul Fitri: Laris Manis di Musi Rawas, Penjual Kewalahan Melayani Pesanan

Ketupat, Kuliner Wajib Saat Idul Fitri: Laris Manis di Musi Rawas, Penjual Kewalahan Melayani Pesanan

Ketupat, Kuliner Wajib Saat Idul Fitri: Laris Manis di Musi Rawas, Penjual Kewalahan Melayani Pesanan--ist

SILAMPARITV.CO.ID - Ketupat menjadi makanan khas yang selalu hadir dalam perayaan Hari Raya Idul Fitri. Di Kabupaten Musi Rawas, ketupat bahkan menjadi pengganti nasi bagi sebagian besar masyarakat saat lebaran. Tak heran, menjelang Idul Fitri, penjual kelontong ketupat mulai bermunculan di berbagai sudut desa, salah satunya di depan Lapangan Bola Kaki Desa F Trikoyo.

Salah satu penjual kelontong ketupat, Mardi, bersama rekannya mencoba peruntungan dengan menjajakan kelontong ketupat setiap tahun menjelang Idul Fitri. Pria asal Kelurahan Eka Marga, Kota Lubuklinggau, ini mengaku sudah bertahun-tahun berjualan ketupat jelang lebaran.

BACA JUGA:Mudik Tenang, Transaksi Aman! Ada 1 Juta AgenBRILink, Transaksi Masyarakat Semakin Dekat dan Mudah

BACA JUGA:KAI Tawarkan Tiket Kereta Api Murah untuk Mudik Lebaran 2025, Harga Mulai Rp10 Ribu

“Setiap tahun saat menjelang Idul Fitri saya selalu berjualan kelontong ketupat,” kata Mardi dikutip dari Sripoku.com.

Menurut Mardi, permintaan kelontong ketupat di Musi Rawas sangat tinggi, terutama menjelang lebaran. Banyaknya pesanan bahkan membuatnya kewalahan melayani para pembeli.

“Ini hari kedua jualan, pembelinya cukup banyak. Kami pun kewalahan melayani pesanan masyarakat,” ungkapnya.

Tak hanya satu atau dua kelontong, pembeli umumnya membeli dalam jumlah besar. “Paling sedikit warga yang membeli itu 20 kelontong. Untuk harganya, satu kelontong dijual Rp1.000,” jelasnya.

Karena tingginya permintaan, Mardi mengaku mampu menjual lebih dari 1.000 kelontong ketupat dalam sehari. Bahkan, dalam waktu kurang dari satu jam, ratusan kelontong bisa langsung habis terjual.

“Malam tadi saya jual sekitar 500 kelontong, tapi dalam waktu kurang dari satu jam sudah habis. Ini saya buat lagi karena banyak yang pesan. Sehari bisa jual 1.000 kelontong, itupun masih ada yang harus saya tolak karena sudah capek,” ucapnya.

Butuh Kesabaran dan Ketelitian dalam Membuat Kelontong Ketupat

BACA JUGA:Jadwal Acara TV Spesial Lebaran 2025: Film dan Program Menarik di NET TV, SCTV, RCTI, Trans TV, Trans 7, dan I

BACA JUGA:Harga Daging dan Santan Melonjak Tajam di Lubuklinggau Jelang Idul Fitri 2025

Mardi menjelaskan, pembuatan kelontong ketupat membutuhkan kesabaran dan ketelitian karena harus dianyam dengan rapi agar hasilnya bagus dan menarik.

“Ketupat ini dibuat dari janur kelapa yang masih muda, yang kemudian dianyam. Jadi memang butuh waktu, kesabaran, dan ketelitian,” jelasnya.

Untuk mendapatkan bahan baku janur, Mardi membelinya dari masyarakat sekitar dengan harga Rp10.000 per tangkai. Selain menjual kelontong ketupat, Mardi juga menawarkan ketupat yang sudah matang atau siap saji di rumahnya.

“Di rumah saya juga jual ketupat yang sudah matang. Harganya lebih mahal, yakni Rp5.000 per satu ketupat, karena butuh beras dan proses memasaknya juga cukup lama,” tambahnya.

Ketupat, Hidangan Favorit Keluarga Saat Lebaran

BACA JUGA:Cetak Rekor! Transaksi kWh SPKLU milik PLN UP3 Lubuklinggau terus meningkat jelang H-1 Lebaran 1446 H

BACA JUGA:Peringati Hari Raya Nyepi, BRI Peduli Salurkan Bantuan Sembako Hingga Renovasi Pura

Di tempat yang sama, salah satu pembeli, Pak Slamet, mengaku keluarganya sangat menyukai ketupat. Bahkan, saat lebaran, ketupat menjadi pengganti nasi di rumahnya.

“Keluarga memang suka semua. Kalau sudah masak ketupat, kami tidak lagi masak nasi,” ungkapnya.

Menurutnya, ketupat paling cocok disajikan dengan masakan berkuah santan seperti ikan bakar santan, daging ayam santan, dan hidangan lainnya yang kaya rasa.

“Kalau saya biasanya makan ketupat dengan sayur daging ayam santan, lalu ditambah sambal,” tutupnya.

BACA JUGA:Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Pastikan Infrastruktur Kelistrikan dalam Kondisi Prima

BACA JUGA:BMKG Sumsel Keluarkan Peringatan Dini: Hujan Deras Berpotensi Landa Sejumlah Wilayah Jelang Lebaran

Sumber: