Bupati Aceh Singkil Diminta Pecat Oknum PPPK yang Ceraikan Istri Dua Hari Sebelum Pelantikan
Bupati Aceh Singkil Diminta Pecat Oknum PPPK yang Ceraikan Istri Dua Hari Sebelum Pelantikan--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Publik dikejutkan dengan kisah pilu seorang istri di Aceh Singkil yang diceraikan suaminya hanya dua hari sebelum pelantikan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kisah ini menyulut amarah dan empati warganet hingga menyeret nama Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, yang kini diminta tegas memecat oknum tersebut.
BACA JUGA:Wakil Bupati Musi Rawas Ajak Santri Bangkit dan Siaga Jiwa Raga Pada Hari Santri Nasional 2025
BACA JUGA:Wakil Bupati Musi Rawas Buka MTQ Ke-53, Tekankan Pentingnya Nilai-Nilai Al-Qur’an Dalam Kehidupan.
Viral di Media Sosial
Peristiwa ini bermula dari unggahan video yang memperlihatkan seorang perempuan bernama Fitri, warga Aceh Singkil, diantar warga menaiki mobil L300 sambil membawa barang-barang rumah tangganya. Ia pergi meninggalkan rumah suaminya yang disebut telah menceraikannya hanya dua hari sebelum pelantikan PPPK Satpol PP, yakni pada 15 Agustus 2025.
Sang suami resmi dilantik sebagai PPPK pada 17 Agustus 2025, bertepatan dengan HUT ke-80 RI. Ironisnya, Fitri yang selama ini mendukung perjuangan sang suami, justru ditinggalkan ketika keberhasilan itu diraih.
“Baju Korpri Itu Saya yang Belikan dari Hasil Jualan”
BACA JUGA:Saya Pintar, Tapi Dulu Saya Sembunyikan, Ungkap Natalius Pigai Saat Terima Penghargaan.
Dalam unggahan di akun Facebook pribadinya, Safitri Alshop Aceh, Fitri mengungkapkan isi hatinya dengan getir.
Ia menulis bahwa selama ini dirinya mendukung penuh perjuangan suami, bahkan membelikan baju Korpri untuk pelantikan dari hasil jualan cabai dan sayur.
“Saya tidak menyangka dia seperti ini. Baju Korpri yang dipakai untuk pelantikan itu hasil dari jualan saya. Tapi justru saya diceraikan dan diusir bersama anak-anak saya,” tulis Fitri.
Kini Fitri tinggal di Aceh Selatan bersama anak-anaknya, setelah memilih meninggalkan rumah mantan suaminya. Ia dibantu oleh warga sekitar yang turut iba dengan nasibnya.
Seruan Netizen: “Pecat Oknum PPPK Itu!”
Sumber: