Lapas Lubuklinggau Pantau Pembinaan Warga Binaan Jelang Program Integrasi Tahun 2026
Lapas Lubuklinggau Pantau Pembinaan Warga Binaan Jelang Program Integrasi Tahun 2026--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lubuklinggau terus berkomitmen memastikan proses pembinaan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) berjalan dengan optimal. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menjelang program integrasi bagi narapidana yang telah memenuhi syarat.
Pada Senin (02/03/2026), Kepala Lapas Kelas IIA Lubuklinggau, Budi Yuliarno, turun langsung melakukan monitoring terhadap pelaksanaan pembinaan lanjutan bagi warga binaan yang telah menjalani dua pertiga masa pidana.
BACA JUGA:10 Destinasi Wisata Populer di Palembang, Rekomendasi Libur Lebaran Bersama Keluarga
BACA JUGA:Arus Mudik Padat, Jalintim Jambi–Palembang Ditutup Sementara dan Dialihkan ke Jalur Alternatif

Pastikan Siap Kembali ke Masyarakat, Kalapas Lubuklinggau Monitor Pembinaan WBP--ist
Kegiatan tersebut turut melibatkan jajaran registrasi serta staf terkait yang memiliki peran dalam proses administrasi dan penilaian kelayakan program integrasi. Monitoring ini dilakukan untuk memastikan setiap warga binaan yang akan diusulkan mengikuti program integrasi benar-benar siap kembali ke tengah masyarakat.
Program integrasi sendiri merupakan tahapan penting dalam sistem pemasyarakatan. Melalui program ini, warga binaan yang telah memenuhi persyaratan tertentu dapat memperoleh hak seperti pembebasan bersyarat, cuti bersyarat, maupun cuti menjelang bebas.
BACA JUGA:Jelang Mudik Lebaran 2026, Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG di Sumsel Tetap Aman
BACA JUGA:Pegawai Lapas Lubuklinggau Terima Kenaikan Pangkat, Diharapkan Tingkatkan Profesionalisme Layanan

Jelang Program Integrasi 2026, Lapas Lubuklinggau Pantau Kesiapan Warga Binaan--ist
Kepala Lapas Lubuklinggau, Budi Yuliarno, menegaskan bahwa pembinaan yang dilakukan bukan hanya sekadar memenuhi prosedur administratif, tetapi juga bertujuan membentuk perubahan perilaku yang positif bagi warga binaan.
Menurutnya, pembinaan yang baik akan memberikan bekal penting bagi warga binaan ketika kembali menjalani kehidupan di masyarakat. Bekal tersebut tidak hanya berupa keterampilan, tetapi juga kesiapan mental, perubahan sikap, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sosial.
BACA JUGA:Lapas Lubuklinggau Ikuti Sosialisasi Peran Serta Masyarakat dalam Pemasyarakatan Secara Virtual
BACA JUGA:Lapas Lubuklinggau Hadirkan Perpustakaan Keliling, Dorong Minat Baca Warga Binaan
Sumber: