Tari Tradisional Khas Jawa Timur, Mengenal Sejarah dan Keunikan Tari Remo
ilustrasi tari remo, Jawa Timur--Gramedia
SILAMPARITV.CO.ID - Indonesia merupakan negara kepulauan dengan berbagai macam bentuk seni, salah satunya adalah seni tari.
Di Indonesia, tari merupakan salah satu aset budaya yang dikagumi oleh negara lain. Oleh karena itu, keberadaan seni tari di Indonesia harus sekali dilestarikan dan dijaga dengan sangat baik.
Tarian merupakan hasil ciptaan manusia yang diwujudkan dalam gerak dengan keindahan. Dikutip dari buku Keanekaragaman Seni Tari Indonesia. Indonesia mempunyai banyak keterampilan menari, setiap daerah mempunyai keunikan tariannya masing-masing.
Tari Remo berasal dari Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Tarian ini diciptakan oleh seniman Jombang bernama Cak Mo yang pernah menjadi Gemblak grup Reog di Ponorogo.
BACA JUGA:Tidak Banyak Orang Tahu, 4 Danau Indah di Indonesia Ini Dikenal Danau yang Paling Mistis!
Karena kemarau yang panjang, Cak Mo mencari penghasilan dari sumber lain. Dengan kepiawaiannya menari dengan balutan busana Jathilan dan baju bambu bukan tenunan, Cak Mo berkeliling desa ke desa menari diiringi musik pasangan kenong yang dimainkan istrinya.
Salah satu tarian tradisional yang menarik untuk dibahas adalah tari remo Jawa Timur. Jadi artikel ini lebih banyak membahas tentang tari remo, sebuah tarian tradisional khas Jawa Timur.
Cak Mo mengikuti gerak Jathilan, warok dan Tayub serta menyanyikan vokal balada Parika yang disukai penonton, kemudian Cak Mo dan suaminya diundang ke Surabaya untuk bergabung dalam tim kesenian Ludruk pada acara pembukaan. Karena tariannya mirip dengan Reog yang ada di Ponorogo, maka masyarakat lebih mengenal tari Reyoge Cak Mo, disingkat Remo.
Berdasarkan sejarah perkembangan Tari Remo, dulunya Tari Remo merupakan sebuah seni tari yang digunakan sebagai pembuka pertunjukan tari.
BACA JUGA:Inilah 5 Tradisi Paling Mengerikan dan Menyeramkan di Indonesia
Namun, seiring berjalannya waktu, kegiatan Tari Remo mulai berubah dari pertunjukan tari pembuka menjadi tarian untuk tamu penyambutan, khususnya tamu pemerintah.
Selain itu, Tari Remo juga sering tampil pada festival seni daerah untuk melestarikan budaya Jawa Timur. Oleh karena itu, tari Remo kini tidak hanya dibawakan oleh penari laki-laki saja, tetapi juga oleh penari perempuan. Maka kini lahirlah semacam tari dayung wanita. Dalam pertunjukan Tari Remo putri, penari biasanya menggunakan kostum tari yang berbeda dengan kostum tari Remo asli yang dibawakan oleh penari pria.
Tari Remo Juga Memiliki Keunikan Sebagai Tari Tradisional, Antara Lain :
• Gerakan tari banyak dipentaskan di tempat (tanjak). Gerakan tangan kanan melempar sampur atau selendang.
Sumber: