Wanita Usia 40 Perlu Rutin Olahraga untuk Lawan Penuaan Sel

Wanita Usia 40 Perlu Rutin Olahraga untuk Lawan Penuaan Sel

Wanita Usia 40 Perlu Rutin Olahraga untuk Lawan Penuaan Sel--ist

SILAMPARITV.CO.ID - Banyak wanita muda berolahraga demi menjaga bentuk tubuh, seperti pinggang tetap ramping. Namun, manfaat olahraga ternyata jauh lebih penting, terutama bagi wanita yang telah memasuki usia 40 tahun ke atas.Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa olahraga ringan di usia paruh baya dapat membantu melawan penuaan sel dengan menjaga panjang telomere — ujung pelindung pada DNA yang berfungsi mencegah kerusakan genetik, mirip seperti pelindung plastik pada ujung tali sepatu.

 

Ketika usia bertambah, telomere secara alami akan memendek. Proses ini bisa semakin cepat jika seseorang mengalami obesitas, merokok, atau menderita penyakit seperti diabetes dan insomnia. Panjang telomere sendiri telah lama diketahui berkaitan erat dengan panjang umur.

 

Riset sebelumnya membuktikan bahwa atlet memiliki telomere lebih panjang dibandingkan mereka yang tidak berolahraga pada usia yang sama. Hal ini juga berlaku pada wanita lanjut usia yang rutin melakukan aktivitas fisik seperti jalan kaki.

BACA JUGA:Membaca Buku, Hobi yang Keren dan Berpengaruh Besar

BACA JUGA:Padel, Olahraga Hits yang Ramah Usia dan Kini Mewabah di Bandung

 

Studi Teliti Hubungan Olahraga dan Telomere

 

Dalam penelitian yang melibatkan 6.500 orang berusia 20–84 tahun dari survei National Health and Nutrition Examination, para peneliti menganalisis kebiasaan olahraga, pemeriksaan kesehatan, dan sampel darah untuk mengukur panjang telomere.

 

Peserta dibagi menjadi empat kelompok berdasarkan level aktivitas fisik. Aktivitas yang dihitung termasuk latihan beban, olahraga sedang (seperti jalan kaki), olahraga berat (lari atau bersepeda), dan jenis latihan lainnya.

 

Hasilnya menunjukkan:

 

  • Melakukan 1 jenis aktivitas mengurangi risiko pemendekan telomere sebesar 3%.

  • 2 jenis aktivitas menurunkan risiko hingga 24%.

  • 3 jenis aktivitas mengurangi risiko sampai 29%.

  • 4 jenis aktivitas mampu menurunkan risiko hingga 52%.

 

Pengaruh paling kuat terlihat pada kelompok usia 40–65 tahun, menjadikan usia paruh baya sebagai periode emas untuk mulai aktif berolahraga demi menjaga kesehatan sel.

BACA JUGA:Prada Lucky Tewas Diduga Dianiaya Senior, Sang Ayah Ngamuk: Hukuman Mati atau Pecat!

BACA JUGA:Super App BRImo Tembus 42,7 Juta User dan Catatkan Volume Transaksi Rp3.231 Triliun, Peningkatan Dana Murah

 

Belum Ada Batasan Pasti Durasi Olahraga

 

Meski demikian, studi ini belum menemukan secara pasti seberapa lama atau seberapa sering olahraga perlu dilakukan untuk mencegah penuaan sel.

 

Penelitian ini dipimpin oleh Paul Loprinzi dan Jeremy Loenneke dari University of Mississippi, serta Elizabeth Blackburn dari University of California, San Francisco. Hasil riset telah dipublikasikan di jurnal Medicine & Science in Sports & Exercise.

 

Kesimpulannya, olahraga rutin di usia 40 bukan hanya soal penampilan, tetapi juga langkah penting memperlambat penuaan biologis dan menjaga kesehatan jangka panjang.

BACA JUGA:Merajut, Bukan Cuma Hobi Nenek: Gen Z Pun Ketagihan, Ini Manfaatnya!

BACA JUGA:Olahraga di Malam Hari Bikin Susah Tidur, Fakta atau Mitos?

Sumber: