7 Manfaat Konsumsi Pepaya Setiap Hari, Salah Satunya Bantu Cegah Gagal Ginjal
7 Manfaat Konsumsi Pepaya Setiap Hari, Salah Satunya Bantu Cegah Gagal Ginjal--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Pepaya (Carica papaya) adalah buah tropis yang tidak hanya lezat dan menyegarkan, tetapi juga kaya akan nutrisi penting bagi tubuh. Dengan daging buah berwarna oranye kemerahan dan biji yang dapat dimanfaatkan, pepaya telah lama dihargai dalam tradisi pengobatan alami di berbagai belahan dunia. Kini, ilmu pengetahuan modern pun mengonfirmasi berbagai manfaat kesehatan dari buah yang satu ini. Konsumsi pepaya secara rutin — bahkan hanya satu porsi per hari — dikaitkan dengan sejumlah manfaat signifikan, mulai dari pencernaan yang lebih baik hingga perlindungan terhadap organ vital seperti ginjal. Salah satu klaim yang menarik perhatian dalam artikel detikHealth adalah kemampuan pepaya dalam membantu mencegah gagal ginjal. Mari kita telusuri lebih dalam tujuh manfaat utama mengonsumsi pepaya setiap hari.
BACA JUGA:The Long Walk (2025): Pertaruhan Hidup dan Mati dalam Adaptasi Distopia Stephen King
1. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan
Pepaya mengandung enzim alami yang disebut papain, yang berperan sebagai protease — enzim pemecah protein. Enzim ini membantu tubuh mencerna makanan dengan lebih efisien, terutama protein hewani, sehingga mengurangi gejala gangguan pencernaan seperti kembung, perut begah, dan sembelit. Selain itu, pepaya kaya akan serat larut dan tidak larut, yang mendukung pergerakan usus yang teratur dan mencegah konstipasi. Bagi penderita gangguan pencernaan ringan seperti sindrom iritasi usus (IBS), pepaya bisa menjadi bagian dari pola makan yang menenangkan saluran cerna.
BACA JUGA:Jenis-Jenis Cacing yang Bisa Masuk ke Tubuh Manusia dan Cara Mencegahnya
2. Menjaga Kesehatan Ginjal dan Mencegah Gagal Ginjal
Salah satu manfaat yang paling menonjol dari pepaya adalah potensinya dalam mendukung fungsi ginjal. Buah ini rendah kalium dibandingkan buah lain seperti pisang atau alpukat, sehingga aman dikonsumsi oleh mereka yang perlu membatasi asupan kalium, termasuk penderita penyakit ginjal kronis (PGK). Selain itu, pepaya kaya akan antioksidan seperti vitamin C, vitamin E, dan flavonoid, yang membantu mengurangi stres oksidatif dan peradangan dalam tubuh — dua faktor utama yang berkontribusi pada kerusakan ginjal. Studi observasional menunjukkan bahwa pola makan tinggi antioksidan berkaitan dengan penurunan risiko penurunan fungsi ginjal dan gagal ginjal. Meskipun pepaya bukan obat, konsumsinya sebagai bagian dari diet seimbang dapat menjadi strategi pencegahan yang efektif.
BACA JUGA:Misteri Kematian Pasutri di Pemalang Terungkap, Dukun Ibin Racuni Korban dengan Kopi Beracun.
3. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Satu porsi pepaya (sekitar 150 gram) memenuhi lebih dari 100% kebutuhan harian vitamin C untuk orang dewasa. Vitamin C dikenal sebagai antioksidan kuat yang merangsang produksi sel darah putih dan memperkuat pertahanan tubuh terhadap infeksi virus dan bakteri. Kombinasi vitamin C, vitamin A, dan senyawa fitokimia dalam pepaya juga membantu mempercepat penyembuhan luka dan mengurangi durasi pilek atau flu.
BACA JUGA:Dracula: A Love Tale – Kisah Cinta Abadi Sang Vampir Hadir di Bioskop Indonesia Agustus 2025
4. Menjaga Kesehatan Jantung
Pepaya mengandung serat, antioksidan, dan potasium — nutrisi yang semuanya berkontribusi pada kesehatan jantung. Potasium membantu menyeimbangkan tekanan darah dengan mengurangi efek natrium, sementara serat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL). Antioksidan dalam pepaya juga mencegah oksidasi kolesterol LDL, proses yang dapat memicu pembentukan plak di arteri (aterosklerosis), penyebab utama serangan jantung dan stroke.
BACA JUGA:6 Resep Asem-Asem Daging Sapi dan Variasinya, Inspirasi Olahan Daging Kurban
Sumber: