BMKG Peringatkan Potensi Megathrust & Seismic Gap di Selatan Jawa–Sumatra: Kesiapsiagaan Jadi Kunci Utama!
BMKG Peringatkan Potensi Megathrust & Seismic Gap di Selatan Jawa–Sumatra: Kesiapsiagaan Jadi Kunci Utama! --ist
SILAMPARITV.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan masyarakat Indonesia mengenai potensi ancaman gempa besar dan tsunami yang berasal dari zona megathrust di perairan Nusantara. Peringatan ini disampaikan melalui unggahan resmi BMKG sebagai bentuk edukasi dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap kemungkinan terjadinya gempa besar.
BMKG menegaskan bahwa daerah yang sudah lama tidak mengalami gempa besar patut meningkatkan kewaspadaan, karena penumpukan energi tektonik bisa saja sewaktu-waktu dilepaskan.
BACA JUGA:Menkes Budi:
BACA JUGA:Dualisme Takhta Keraton Surakarta: Konflik Panjang yang Kembali Memanas Hingga Muncul Dua Raja Baru
Apa Itu Megathrust & Seismic Gap?
Megathrust adalah zona gesekan antara dua lempeng tektonik besar, di mana satu lempeng menyusup ke bawah lempeng lainnya. Proses penyusupan ini menyebabkan akumulasi energi dalam jumlah besar. Jika energi tersebut dilepaskan, hasilnya bisa berupa gempa raksasa berkekuatan Magnitudo 8+, bahkan berpotensi memicu tsunami besar.
Seismic gap merujuk pada wilayah yang sudah sangat lama tidak melepaskan energi gempa besar. Zona ini dianggap menyimpan potensi bahaya yang signifikan.
BMKG menyoroti dua segmen yang perlu diperhatikan:
- Segmen Megathrust Selat Sunda
Terakhir melepaskan gempa besar pada 1757.
- Segmen Mentawai–Siberut
Belum melepaskan energi besar sejak 1797.
Keduanya kini masuk kategori “gap seismik”, yakni wilayah yang secara ilmiah menyimpan potensi pelepasan energi besar.
BACA JUGA:Longsor Terjang Cibeunying Cilacap: 2 Tewas, 21 Warga Masih Hilang
BACA JUGA:Pendaftaran Telkom University 2026 Resmi Dibuka, Simak Ketentuannya
Potensi Magnitudo di Berbagai Zona Megathrust Indonesia
Sumber: