Cuaca Ekstrem Masih Berlangsung, BMKG Sebut Kondisi Normal Mulai April

Cuaca Ekstrem Masih Berlangsung, BMKG Sebut Kondisi Normal Mulai April

--ist

SILAMPARITV.CO.ID - Curah hujan dengan intensitas tinggi hingga ekstrem masih melanda berbagai wilayah di Indonesia dan memicu sejumlah bencana alam. Lalu, kapan kondisi cuaca di Indonesia akan kembali stabil?

BACA JUGA:7 Tips Aman Berkendara Motor Saat Musim Hujan

BACA JUGA:Prakiraan Cuaca Terbaru Sumatera Selatan Hari Ini: Potensi Hujan Petir di Sejumlah Wilayah

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca di Indonesia akan berangsur normal mulai bulan April. Saat ini, fenomena La Nina yang terjadi masih berada pada kategori lemah dan diprediksi tidak akan menguat.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa pemantauan La Nina dilakukan melalui indikator Nino 3.4 di wilayah Samudra Pasifik. Berdasarkan prakiraan iklim, La Nina lemah tersebut akan terus melemah hingga Maret.

BACA JUGA:Hujan Deras Picu Banjir di Bengkulu, BPBD Siagakan Posko dan Dapur Umum

“Fenomena La Nina ini diperkirakan akan terus menurun sampai bulan Maret sesuai dengan hasil prakiraan iklim,” ujar Faisal usai rapat bersama Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (28/1), seperti dikutip dari Detik.

BACA JUGA:Tak Sekadar Warna, Ini Perbedaan Kandungan Gizi dan Manfaat Ubi Menurut Ahli

Setelah pengaruh La Nina melemah, kondisi iklim Indonesia diprediksi berada dalam fase netral mulai April hingga akhir tahun, tanpa pengaruh El Nino maupun La Nina.

“Mulai April sampai akhir tahun cenderung normal, tidak ada El Nino dan tidak ada La Nina,” tambahnya.

BACA JUGA:Viral Struk Palsu Dijual Online, Klaim Reimburse Fiktif Bisa Berujung Pidana dan PHK

BACA JUGA:Child Grooming di Media Sosial Kian Sulit Terdeteksi, Anak Rentan Jadi Korban

BMKG juga memprediksi musim hujan di wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Barat akan berakhir sekitar akhir Februari hingga Maret. Selanjutnya, musim kemarau diperkirakan mulai berlangsung pada April hingga September, sebelum musim hujan kembali datang pada Oktober.

BACA JUGA:PLN Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Jambi melalui PLN Mobile Smart Mobility Day

Sumber: