Jangan Salah Kenali, Ini Perbedaan Gatal Campak dan Cacar Air yang Perlu Diketahui Orang Tua

Jangan Salah Kenali, Ini Perbedaan Gatal Campak dan Cacar Air yang Perlu Diketahui Orang Tua

Jangan Salah Kenali, Ini Perbedaan Gatal Campak dan Cacar Air yang Perlu Diketahui Orang Tua--Net

SILAMPARITV.CO.ID - Campak dan cacar air merupakan dua penyakit yang kerap menyerang anak-anak dan sama-sama disebabkan oleh infeksi virus. Meski keduanya ditandai dengan munculnya ruam pada kulit, ternyata gejala yang menyertai memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Memahami perbedaan gatal pada campak dan cacar air menjadi hal penting agar penanganan yang diberikan tepat serta mencegah risiko komplikasi yang lebih serius.

BACA JUGA:11 Sumur Minyak Ilegal Terbakar di Muba, Polisi Kantongi Identitas Pemilik

Gejala Campak yang Perlu Diwaspadai

Penyakit Campak atau rubeola disebabkan oleh virus campak. Salah satu tanda khasnya adalah munculnya ruam merah yang pertama kali terlihat di garis rambut atau dahi, kemudian menyebar ke seluruh tubuh.

Ruam ini berbentuk bercak datar berwarna merah yang bisa menyatu menjadi area lebih luas. Selain itu, terdapat tanda khas berupa bintik Koplik, yaitu bintik merah dengan pusat putih kebiruan yang muncul di dalam mulut, khususnya di area pipi.

BACA JUGA:Heboh Susu Program Makan Bergizi Gratis Dijual di Minimarket, Publik Pertanyakan Pengawasan

Beberapa gejala campak antara lain:

  • Ruam muncul dari dahi lalu menyebar ke seluruh tubuh
  • Demam tinggi
  • Batuk parah
  • Hidung meler
  • Sakit tenggorokan
  • Mata merah dan berair
  • Bintik Koplik di dalam mulut

Ruam campak umumnya berlangsung selama 5 hingga 6 hari dan tidak berisi cairan, meskipun terkadang muncul benjolan kecil.

BACA JUGA:Diduga Akibat Illegal Drilling, Api Hanguskan Truk dan Lahan di Keluang Muba

Gejala Cacar Air yang Sering Terjadi

Berbeda dengan campak, Cacar air disebabkan oleh virus varicella-zoster. Ruam biasanya diawali dari bagian dada, perut, wajah, atau punggung sebelum akhirnya menyebar ke seluruh tubuh.

Dalam waktu 2 hingga 4 hari, bintik merah akan berubah menjadi lepuhan berisi cairan yang sangat gatal dan mudah pecah. Jumlahnya bahkan bisa mencapai lebih dari 500 lepuhan.

BACA JUGA:Kalapas Narkotika Muara Beliti Hadiri Rapat Virtual Persiapan Pelantikan dan Sumpah Jabatan Pejabat

Sumber:

Berita Terkait