Total 3.293 personel dikerahkan untuk mendukung masa siaga ini, terdiri dari 317 personel internal PLN serta 2.976 personel dari Tenaga Alih Daya (TAD) dan mitra kerja.
Berbagai peralatan dan armada operasional juga disiapkan, termasuk 36 unit genset, 7 unit UPS, 59 unit gardu bergerak (UGB), 10 unit crane, 248 unit motor, serta 150 unit mobil operasional.
BACA JUGA:Antrean Mengular di Operasi Pasar LPG 3 Kg Murah Musi Rawas, Warga Antusias Sambut Idul Adha
Material cadangan untuk penanganan gangguan juga tersedia dalam jumlah cukup dan siap digunakan sewaktu-waktu.
Sebanyak 325 posko siaga telah disiagakan untuk menjamin kecepatan respon terhadap potensi gangguan.
Selain itu, PLN UID S2JB juga mengoperasikan 79 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 67 titik lokasi untuk mendukung mobilitas para pengguna kendaraan listrik selama libur Idul Adha.
Dalam rangka mendukung kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah, PLN UID S2JB memberikan pengamanan berlapis pada 381 masjid prioritas serta lokasi VVIP dan VIP yang menjadi pusat aktivitas selama perayaan.
BACA JUGA:Latihan Soal SAS Informatika Kelas 11 SMA/MA Semester 2 Kurikulum Merdeka Tahun 2025
BACA JUGA:Bikin Sakit, Jangan Coba-coba Makan Mi Instan dengan 3 Makanan Ini!
Menurut Adhi, keandalan kelistrikan di lokasi-lokasi penting tersebut menjadi fokus utama.
“Hari besar keagamaan seperti Idul Adha adalah momen yang sangat penting bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami menempatkan keandalan listrik sebagai prioritas utama, terutama di masjid-masjid dan lokasi-lokasi prioritas yang menjadi pusat kegiatan masyarakat,” jelasnya.
Dengan kesiapan yang matang, sinergi seluruh personel, dan dukungan infrastruktur andal, PLN UID S2JB optimistis mampu menjaga keandalan pasokan listrik selama Idul Adha 2025.
Ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk terus hadir dan menjadi bagian dari setiap momen penting masyarakat Indonesia.