BACA JUGA:Magnus Carlsen Gebrak Meja Usai Kalah dari Gukesh Dommaraju di Norway Chess 2025
Sesuaikan dengan Jenis Kulit
Frekuensi cuci muka memang relatif tetap, tapi jenis kulit menentukan jenis pembersih yang digunakan:
Kulit kering atau sensitif:
Gunakan pembersih berbasis krim atau minyak, dan pilih yang mengandung gliserin, niacinamide, atau asam hialuronat untuk menjaga kelembapan alami kulit.
Kulit berminyak atau berjerawat:
Pilih pembersih berbasis air atau gel, yang non-komedogenik dan tidak menyumbat pori.
Setelah berolahraga:
Mencuci wajah setelah berkeringat sangat disarankan. Jika tak sempat, Anda bisa menggunakan micellar water sebagai solusi cepat.
BACA JUGA:Cara Cek Daftar Penerima BSU 2025, Nominal Gaji Bukan Satu-satunya Patokan, Cair Sekaligus Juni 2025
BACA JUGA:5 Ide Masakan Daging Sapi Selain Rendang, Aman Tanpa Santan
Jangan Terlalu Sering
Banyak yang salah kaprah, menganggap semakin sering mencuci muka, kulit semakin bersih. Nyatanya, terlalu sering mencuci justru bisa merusak lapisan pelindung kulit, menyebabkan kekeringan, iritasi, bahkan membuat kulit memproduksi minyak berlebih untuk mengimbanginya.
BACA JUGA:Rutinitas Wajib Ruben Onsu Pasca Mualaf: Nyesal Jika Terlewat, Ingin Wafat Tanpa Dendam
BACA JUGA:Alasan Mengejutkan Gelar Haji Disematkan di Nama Orang RI: Tradisi, Kehormatan, dan Jejak Kolonial