Rotasi Bumi Akan Bergerak Lebih Cepat pada Juli-Agustus 2025, Apa Dampaknya?

Jumat 04-07-2025,15:32 WIB
Reporter : Rendi Setiawan
Editor : Rendi Setiawan

Pergerakan Bulan yang menjauh atau mendekat dari Bumi

Perubahan muka air laut

Distribusi massa di dalam inti Bumi

Gempa bumi besar

Perubahan sistem atmosfer dan iklim

Biasanya, rotasi Bumi mengalami perlambatan secara alami sekitar 1,8 milidetik per abad karena pengaruh Bulan. Namun, sejak tahun 2020, data menunjukkan bahwa Bumi justru berputar lebih cepat, dan ini membingungkan para ilmuwan.

BACA JUGA:Baru 12 Hari Menikah Tangis Pria Banyuwangi Pecah Istri Tewas dalam Tragedi Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya

BACA JUGA:Tragedi Prabumulih: Ibu Muda Tewas Ditebas Suami Karena Cemburu dan Nafsu Tak Tertahan Ditolak Istrinya

Apa Kata Para Ilmuwan?

Fenomena ini telah menarik perhatian para ahli geofisika dan astronomi di seluruh dunia. Judah Levine, fisikawan dari Institute of Standards and Technology (NIST), menyebutkan:

“Asumsinya adalah Bumi akan terus melambat dan detik kabisat akan terus dibutuhkan. Jadi, efek ini sangat mengejutkan.”

Sementara itu, Leonid Zotov, pakar rotasi Bumi dari Universitas Negeri Moskow, menyatakan:

“Penyebab percepatan ini tidak bisa dijelaskan. Sebagian besar ilmuwan menduga ada sesuatu yang terjadi di dalam Bumi.”

BACA JUGA:BNN Pastikan Asap Pemusnahan Narkoba Aman Dihirup: Ini Penjelasan Ilmiahnya

BACA JUGA:Benarkah Makanan Bisa Memicu Mimpi Buruk? Ini Penjelasan Ilmiah Terbarunya

Dampak Rotasi Cepat Bumi

Kategori :