BACA JUGA:Jembatan Dekat Rumah Makan Pagi Sore Rusak Akibat Pohon Tumbang
Bagi mereka, bendera Jolly Roger bukan sekadar simbol fiksi, tapi metafora atas kondisi masyarakat yang merasa "terjajah" oleh sistem yang tidak adil.
BACA JUGA:Warganya Mandi di Kantor PDAM, Wali Kota Yoppy Karim Minta Maaf dan Janji Bangun Instalasi Baru.
Makna Jolly Roger dalam Konteks One Piece dan Sosial
Dalam sejarah, Jolly Roger merupakan simbol bajak laut yang menandakan ancaman atau pemberontakan. Dalam dunia One Piece, simbol ini menjadi tanda identitas kru bajak laut Topi Jerami yang dipimpin oleh Luffy, seorang karakter yang melawan sistem dunia yang korup dan tirani.
BACA JUGA:Tagih Utang Rp. 500 Ribu, Pegawai Koperasi di Lampung Ditebas Nasabah hingga Tewas.
Penggunaan simbol ini oleh masyarakat Indonesia kini dianggap sebagai bentuk perlawanan terhadap ketimpangan sosial dan politik yang mereka rasakan, bukan sekadar tren atau euforia anime.
BACA JUGA:Heboh 34 Kosmetik Berbahaya Versi BPOM, Nama Shella Saukia Ikut Terseret.
Respons Pemerintah: Ancaman terhadap Persatuan?
Fenomena ini menuai respons keras dari para pejabat negara. Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, menyebut fenomena ini sebagai “upaya sistematis yang dapat memecah belah bangsa.” Ia mengklaim adanya indikasi gerakan terselubung yang mencoba menurunkan wibawa simbol negara.
BACA JUGA:Kisah Pengusaha Pakan Ternak dari Ponorogo Ini Buktikan KUR BRI Bisa Bikin Usaha Berkembang
BACA JUGA:PPATK Blokir Rekening Pasif, BRI Buka Suara
Sementara itu, Menkopolhukam Budi Gunawan menegaskan bahwa tindakan mengibarkan bendera selain Merah Putih dalam konteks pengganti atau tandingan dapat dianggap sebagai tindakan provokatif. Ia menyinggung Pasal 24 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 yang melarang pengibaran bendera negara di bawah atau bersama lambang apapun.