SILAMPARITV.CO.ID - Dalam sebuah video yang beredar luas, seorang relawan mengungkapkan keprihatinan mendalam mengenai kondisi kesehatan masyarakat dengan menyatakan bahwa kasus Raya hanyalah satu dari ribuan kasus serupa yang belum terungkap. Pernyataan ini menyoroti besarnya tantangan yang dihadapi dalam sistem kesehatan dan pentingnya perhatian terhadap berbagai kasus kesehatan yang sering kali tidak terjangkau oleh pelayanan medis.
BACA JUGA:Perkuat Layanan Operasional, PLN UID S2JB dan PT UJPK Sepakati Perjanjian Pengelolaan Gedung di Wilayah Kerja Relawan tersebut, yang telah lama berkecimpung dalam dunia kesehatan, menjelaskan bahwa banyak individu dan keluarga yang menghadapi masalah kesehatan serupa dengan Raya namun tidak mendapatkan perhatian yang sama. Kurangnya akses terhadap layanan kesehatan, informasi, dan dukungan finansial menjadi faktor utama mengapa banyak kasus seperti ini tidak terangkat ke permukaan. BACA JUGA:Mendagri Terbitkan SE, 13 Kades di Musi Rawas Kembali Menjabat. BACA JUGA:Tabligh Akbar Bersama Mamah Dedeh Warnai HUT ke-80 RI di Lubuk Linggau Video ini viral di media sosial dan memicu diskusi mengenai kesenjangan dalam sistem kesehatan. Banyak netizen yang menyatakan solidaritas dan keprihatinan mereka, sementara yang lain membagikan pengalaman serupa tentang sulitnya mendapatkan perawatan kesehatan yang memadai, terutama bagi masyarakat dengan ekonomi lemah. BACA JUGA:Digerebek Bersama Gadis Belia, Kades Ogan Ilir Resmi Menikahinya. BACA JUGA:Ikut Kebutuhan Konsumen, Gunakan Qris BRI Permudah Transaksi Kasus Raya sendiri telah menyentuh hati banyak orang. Kondisi kesehatan yang dihadapinya membutuhkan perawatan intensif dan biaya yang tidak sedikit. Melalui penggalangan dana dan dukungan dari berbagai pihak, Raya akhirnya mendapatkan bantuan yang diperlukan. Namun, seperti yang ditekankan oleh relawan, masih ada banyak "Raya" lain yang masih berjuang sendirian. BACA JUGA:15 Tahun Berturut Turut BRI Berikan Apresiasi Anggota Paskibraka dan Tenaga Pendukung Paskibraka Nasional BACA JUGA:Suzuki Fronx Jadi Bintang Baru, Dongkrak Penjualan dan Reputasi Suzuki di Indonesia Pernyataan relawan dalam video tersebut mengingatkan kita bahwa sistem kesehatan masih memiliki banyak celah. Akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas masih menjadi privilege bagi sebagian orang, sementara yang lain harus berjuang dengan sumber daya yang terbatas. Hal ini membutuhkan perhatian serius dari pemerintah dan semua pemangku kepentingan. BACA JUGA:PANJI TENGKORAK: Legenda Komik Silat Klasik Bangkit dalam Film Animasi Layar Lebar BACA JUGA:JAC Motors Resmi Hadir di Indonesia, Langsung Produksi Lokal di Pulogadung Beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengatasi masalah ini antara lain meningkatkan anggaran kesehatan, memperluas cakupan asuransi kesehatan, dan memperkuat layanan kesehatan di daerah terpencil. Selain itu, peran komunitas dan relawan juga sangat penting dalam menjangkau mereka yang tidak terjangkau oleh layanan formal. BACA JUGA:Sudah Siap Menangis Lagi? Princess Mononoke Tayang di IMAX Mulai 27 Agustus! BACA JUGA:Film Bola Pinoama: Lebih dari Sekadar Sepak Bola, Sebuah Perjalanan Hidup Kesadaran masyarakat juga perlu ditingkatkan. Dengan memahami bahwa kasus seperti Raya bukanlah insiden yang terisolasi, diharapkan lebih banyak orang yang tergerak untuk membantu, baik melalui donasi, menjadi relawan, atau mendukung kebijakan yang mempromosikan kesehatan yang inklusif. BACA JUGA:Doa Hari Jumat dan Amalan Mustajab, Waktu Terbaik Memohon Ampunan Allah. BACA JUGA:Memasak dan Membuat Kue Bisa Jadi Terapi Stres: Manfaatnya Bikin Hidup Lebih Bahagia Video dari relawan ini pada akhirnya berfungsi sebagai seruan untuk bertindak. Ini mengajak semua pihak untuk melihat beyond kasus Raya dan mempertimbangkan ribuan kasus lain yang membutuhkan perhatian dan bantuan. Kesehatan adalah hak semua orang, dan tidak seharusnya hanya mereka yang memiliki akses atau viral yang mendapatkan perawatan. BACA JUGA:Resep Sayur Bayam Bening Campur Wortel yang Sederhana dan Bernutrisi BACA JUGA:Kasus Pungli Viral, Samsat Lubuklinggau Pecat Oknum Pegawai.Video Relawan Sebut Kasus Raya Satu di Antara Ribuan Kasus Lainnya
Sabtu 23-08-2025,09:59 WIB
Reporter : Rendi Setiawan
Editor : Rendi Setiawan
Tags : #solidaritaskesehatan
#sistemkesehatan
#relawankesehatan
#perawatankesehatan
#kesenjangankesehatan
#kesehatanmasyarakat
#kesehataninklusif
#kebijakankesehatan
#kasusraya
#akseskesehatan
Kategori :
Terkait
Sabtu 10-01-2026,08:39 WIB
Warga Resah, Bocah 11 Tahun di Lubuklinggau Meninggal Akibat DBD
Selasa 06-01-2026,09:56 WIB
Bupati Musi Rawas Serahkan Penghargaan Pemenang Lomba PHBS dan Posyandu
Sabtu 03-01-2026,09:11 WIB
Waspada! Super Flu Disebut Sudah Masuk Indonesia, Ini Tanda-Tandanya
Rabu 17-12-2025,09:48 WIB
Fenomena Perokok Desa Lebih Tinggi dari Kota, Ini Kata Profesor Unhas
Senin 03-11-2025,14:32 WIB
Pemkab Musi Rawas Gelar Rakor Teknis Penguatan TPPS Untuk Tekan Angka Stunting 2025
Terpopuler
Jumat 13-02-2026,11:24 WIB
Ayah dan Anak di Lubuklinggau Diamankan Terkait Penganiayaan ODGJ
Jumat 13-02-2026,14:30 WIB
Pemprov Sumsel Perketat Dispensasi Jalan Umum untuk Truk Batu Bara, Wajib Tunjukkan Progres Jalur Khusus
Jumat 13-02-2026,10:14 WIB
Beraksi di 15 Lokasi, Pelaku Curanmor di Palembang Diciduk Saat Santai di Kertapati
Jumat 13-02-2026,12:05 WIB
Gentengisasi Nasional Prabowo Disorot Akademisi: Solusi Panas Kota atau Kebijakan Terlalu Sederhana?
Jumat 13-02-2026,10:21 WIB
PLN UP3 Lubuklinggau Gelar Apel Bulan K3 dan Simulasi Pemadam Kebakaran
Terkini
Sabtu 14-02-2026,09:06 WIB
Setelah Dua Hari Pencarian, Korban Tenggelam di Sungai Musi Empat Lawang Ditemukan Meninggal Dunia
Sabtu 14-02-2026,09:02 WIB
12 Film Romantis Paling Pas Temani Valentine 2026, dari Kisah Klasik hingga Tayang Terbaru
Jumat 13-02-2026,14:50 WIB
Sinergitas Makin Solid, Lapas Narkotika Muara Beliti Hadiri Peresmian SPPG Polres Musi Rawas
Jumat 13-02-2026,14:30 WIB
Pemprov Sumsel Perketat Dispensasi Jalan Umum untuk Truk Batu Bara, Wajib Tunjukkan Progres Jalur Khusus
Jumat 13-02-2026,14:16 WIB