Mengapa SPBU Shell Kosong Terus? Ini Penjelasan Resmi dan Dampaknya bagi Konsumen

Kamis 18-09-2025,10:26 WIB
Reporter : Rendi Setiawan
Editor : Rendi Setiawan

- Shell PIK-2

- Shell Soewarna Soetta-1

- Shell Suvarna Sutera-1 TGR

Bogor:

- Shell Cibinong-1

- Shell Pasir Angin

Depok:

- Shell Cinere Raya-1

Bekasi:

- Shell Grand Wisata-1

- Shell Mangunjaya-1

BACA JUGA:Sonic 4 dalam Proses, Siap Lanjutkan Kesuksesan Waralaba di 2027

BACA JUGA:Harus Seberapa Sering Minum Air Putih Biar Tak Kena Batu Ginjal? Idealnya Sih Gini

Masa Depan SPBU di Era Transisi Energi

Krisis pasokan BBM di SPBU swasta ini terjadi di tengah tren penurunan permintaan bahan bakar fosil. Seperti yang diberitakan sebelumnya, 60% SPBU di China telah tutup karena beralihnya konsumen ke mobil listrik. Di Indonesia, meskipun belum separah itu, lonjakan impor mobil listrik (naik 173% year-on-year) dan penurunan penjualan LCGC menunjukkan bahwa pasar sedang berubah. Shell sendiri tampaknya sudah membaca arah ini. Dengan memperkuat layanan Shell Recharge dan minimarket, mereka mulai membangun ekosistem energi masa depan — bukan hanya mengandalkan penjualan BBM.

BACA JUGA:Sinopsis Film Shrek 5 dan Jadwal Tayangnya: Lanjut Setelah 16 Tahun!

Kategori :