Situasi kemanusiaan di Gaza semakin mencekam. Ribuan warga diperkirakan masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan yang hancur akibat bombardir tanpa henti. Tim ambulans dan pertahanan sipil menghadapi hambatan besar akibat blokade ketat serta serangan yang terus berlangsung, sehingga proses evakuasi dan penanganan korban di sejumlah jalan utama nyaris lumpuh.
Kondisi ini menambah daftar panjang penderitaan warga sipil Gaza yang selama berbulan-bulan hidup dalam ketakutan, kekurangan logistik, dan keterbatasan layanan kesehatan.
Dunia internasional kini kembali menanti langkah tegas dari komunitas global untuk memastikan Israel mematuhi hukum humaniter internasional serta menghentikan serangan yang dinilai mencederai semangat perdamaian dan nilai-nilai kemanusiaan.
BACA JUGA:Kasus Asusila Gegerkan Pringsewu, Oknum Kadus Diduga Digerebek dengan Istri Ketua RT