Meski begitu, nasi uduk bukanlah makanan yang harus dihindari sepenuhnya. Menu ini masih aman dikonsumsi sesekali, misalnya satu kali dalam seminggu. Untuk hari-hari lainnya, disarankan memilih menu sarapan yang lebih ringan dan sehat.
Agar nasi uduk lebih ramah bagi kesehatan, Johanes memberikan beberapa tips sederhana. Porsi nasi sebaiknya dikurangi, lauk diganti dengan protein rendah lemak seperti telur rebus atau ayam tanpa kulit, serta membatasi gorengan dan kerupuk.
BACA JUGA:Insiden Tengah Malam, Dua Truk Bertabrakan di Muara Beliti Musi Rawas
BACA JUGA:Kasus Sabu Libatkan Oknum Polisi dan Istri Siri, Disidangkan di PN Lubuklinggau
Ia juga menekankan pentingnya asupan protein saat sarapan. Protein membantu menjaga rasa kenyang lebih lama, mendukung produktivitas, serta berperan penting dalam menjaga sistem imun tubuh.
“Protein itu penting supaya tidak cepat lapar dan tubuh tetap bertenaga sepanjang hari,” tutupnya.
Dengan pengaturan porsi dan pilihan lauk yang tepat, menikmati nasi uduk sebagai sarapan tetap bisa dilakukan tanpa mengorbankan kesehatan.
BACA JUGA:Miris, Bocah Kelas V SD Jadi Sasaran Begal di Jalan Sepi Lubuklinggau
BACA JUGA:Ciut Dikepung Polisi, Bandit Motor Wartawan Lubuklinggau Ditangkap