Pemerintah Perluas CKG, Pengobatan Gratis Resmi Diterapkan Tahun Ini

Selasa 27-01-2026,13:18 WIB
Reporter : Rendi Setiawan
Editor : Rendi Setiawan

Selama satu tahun pelaksanaan, Kemenkes mencatat sekitar 70 juta masyarakat telah mengikuti CKG di 10.225 puskesmas yang tersebar di 38 provinsi.

Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes, Maria Endang Sumiwi, menyebutkan hampir seluruh puskesmas di Indonesia telah menyelenggarakan program ini.

“Dari total sekitar 10.300 puskesmas, sebanyak 10.225 sudah melaksanakan CKG,” kata Maria.

Hasil skrining menunjukkan sejumlah temuan penting, di antaranya:

  • 6 dari 100 bayi lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR)
  • 31 persen balita mengalami gigi berlubang
  • 1 dari 5 remaja memiliki tekanan darah di atas normal
  • 1 dari 3 orang dewasa mengalami obesitas sentral
  • 51 persen lansia menderita hipertensi

Sebagai tindak lanjut, mulai tahun 2026, pasien dengan hipertensi dan diabetes akan langsung mendapatkan obat di puskesmas pada hari pemeriksaan yang sama.

BACA JUGA:Ketahuan Nyolong Sawit, Pria di Musi Rawas Dipaksa Pikul Tandan Keliling Desa

BACA JUGA:Dorong Motor Curian Sekitar 50 Meter, Maling di Lubuklinggau Tertangkap Warga

Pengobatan Gratis Jadi Tahap Lanjutan

Memasuki tahun kedua pelaksanaan CKG, pemerintah menekankan bahwa program ini tidak berhenti pada deteksi dini saja. Penanganan dan pencegahan juga menjadi fokus utama.

“Bukan hanya cek kesehatannya yang gratis, tetapi pencegahan dan penanganannya juga gratis,” tegas Budi.

Pemerintah menjamin pengobatan gratis selama 15 hari pertama bagi masyarakat yang terdeteksi memiliki masalah kesehatan melalui CKG. Penanganan lanjutan akan dilakukan melalui skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi peserta BPJS Kesehatan yang aktif.

Sementara itu, masyarakat yang belum terdaftar BPJS akan diarahkan untuk segera mengaktifkan kepesertaan. Jika tidak memiliki BPJS, biaya pengobatan setelah 15 hari pertama harus ditanggung secara mandiri.

“Karena itu saya mengimbau masyarakat untuk segera mengaktifkan BPJS Kesehatan,” ujar Budi.

BACA JUGA:Sepatu Lari Butuh Istirahat, Agar Tetap Aman dan Awet

BACA JUGA:Mitsubishi Pajero Sport Diesel 2015 Bekas: Update Harga dan Daya Tariknya

Rapor Kesehatan Masyarakat

Kategori :