Lapas Lubuklinggau Pantau Pembinaan Warga Binaan Jelang Program Integrasi Tahun 2026

Senin 02-03-2026,10:40 WIB
Reporter : Rendi Setiawan
Editor : Rendi Setiawan

SILAMPARITV.CO.ID - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lubuklinggau terus berkomitmen memastikan proses pembinaan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) berjalan dengan optimal. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menjelang program integrasi bagi narapidana yang telah memenuhi syarat.

Pada Senin (02/03/2026), Kepala Lapas Kelas IIA Lubuklinggau, Budi Yuliarno, turun langsung melakukan monitoring terhadap pelaksanaan pembinaan lanjutan bagi warga binaan yang telah menjalani dua pertiga masa pidana.

BACA JUGA:10 Destinasi Wisata Populer di Palembang, Rekomendasi Libur Lebaran Bersama Keluarga

BACA JUGA:Arus Mudik Padat, Jalintim Jambi–Palembang Ditutup Sementara dan Dialihkan ke Jalur Alternatif


Pastikan Siap Kembali ke Masyarakat, Kalapas Lubuklinggau Monitor Pembinaan WBP--ist

Kegiatan tersebut turut melibatkan jajaran registrasi serta staf terkait yang memiliki peran dalam proses administrasi dan penilaian kelayakan program integrasi. Monitoring ini dilakukan untuk memastikan setiap warga binaan yang akan diusulkan mengikuti program integrasi benar-benar siap kembali ke tengah masyarakat.

Program integrasi sendiri merupakan tahapan penting dalam sistem pemasyarakatan. Melalui program ini, warga binaan yang telah memenuhi persyaratan tertentu dapat memperoleh hak seperti pembebasan bersyarat, cuti bersyarat, maupun cuti menjelang bebas.

BACA JUGA:Jelang Mudik Lebaran 2026, Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG di Sumsel Tetap Aman

BACA JUGA:Pegawai Lapas Lubuklinggau Terima Kenaikan Pangkat, Diharapkan Tingkatkan Profesionalisme Layanan


Jelang Program Integrasi 2026, Lapas Lubuklinggau Pantau Kesiapan Warga Binaan--ist

Kepala Lapas Lubuklinggau, Budi Yuliarno, menegaskan bahwa pembinaan yang dilakukan bukan hanya sekadar memenuhi prosedur administratif, tetapi juga bertujuan membentuk perubahan perilaku yang positif bagi warga binaan.

Menurutnya, pembinaan yang baik akan memberikan bekal penting bagi warga binaan ketika kembali menjalani kehidupan di masyarakat. Bekal tersebut tidak hanya berupa keterampilan, tetapi juga kesiapan mental, perubahan sikap, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sosial.

BACA JUGA:Lapas Lubuklinggau Ikuti Sosialisasi Peran Serta Masyarakat dalam Pemasyarakatan Secara Virtual

BACA JUGA:Lapas Lubuklinggau Hadirkan Perpustakaan Keliling, Dorong Minat Baca Warga Binaan

“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses pembinaan berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan. Kami ingin memastikan warga binaan yang diusulkan mengikuti program integrasi benar-benar telah siap untuk kembali ke masyarakat,” ujar Budi Yuliarno.

Kategori :