Selain itu, ia juga mengingatkan seluruh jajaran petugas pemasyarakatan agar melaksanakan proses pembinaan secara tertib, transparan, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
BACA JUGA:Lapas Lubuklinggau Gelar Penyuluhan Hukum, Warga Binaan Pelajari Upaya Peninjauan Kembali
BACA JUGA:Panen Melon di Lapas Lubuk Linggau, Warga Binaan Isi Waktu dengan Kegiatan Positif
Budi menekankan bahwa setiap warga binaan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pembinaan yang berkualitas selama menjalani masa pidana di dalam lapas. Oleh karena itu, petugas diharapkan mampu memberikan pendampingan yang maksimal agar proses perubahan diri warga binaan dapat berjalan secara optimal.
Melalui kegiatan monitoring ini, Lapas Lubuklinggau berharap proses pengusulan program integrasi dapat berjalan lebih tepat sasaran. Dengan demikian, warga binaan yang nantinya kembali ke masyarakat benar-benar telah memiliki kesiapan dari berbagai aspek.
BACA JUGA:Leapmotor Siap Masuk Indonesia, Mobil Listrik Teknologi China Dibanderol Mulai Rp200 Jutaan
BACA JUGA:Benarkah Jasa Tukar Uang Baru Kena Pajak? Ini Penjelasan Aturan dari Direktorat Jenderal Pajak
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada hukuman, tetapi juga pada pembinaan dan reintegrasi sosial.
Diharapkan, melalui pembinaan yang berkelanjutan dan pengawasan yang baik, warga binaan yang telah bebas nantinya dapat kembali menjalani kehidupan secara produktif serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.
BACA JUGA:Stephanie Juara MasterChef Indonesia Season 13, Comeback Dramatis Kalahkan Bunga di Grand Final