BACA JUGA:Petani di Musi Rawas Diamankan Polisi Usai Buka Lahan dengan Cara Dibakar, 2,4 Hektare Lahan Hangus
Tidak hanya narkotika, temuan senjata tajam berupa pisau di lokasi kejadian juga menjadi perhatian aparat penegak hukum. Polisi masih mendalami kepemilikan dan tujuan keberadaan senjata tersebut untuk memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana lainnya.
Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini menunjukkan pentingnya sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum dalam upaya pemberantasan narkoba.
BACA JUGA:Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Paksa Kejagung, Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Program MBG
BACA JUGA:Daftar Harga HP Vivo Terbaru Juni 2026, Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship Rp29 Juta
Menurutnya, informasi yang cepat dan akurat dari warga dapat membantu kepolisian melakukan tindakan pencegahan sebelum penyalahgunaan narkotika menimbulkan dampak yang lebih luas.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa penanganan kasus narkotika dilakukan secara komprehensif dengan mengedepankan penegakan hukum terhadap jaringan peredaran sekaligus pendekatan rehabilitatif bagi pengguna yang memenuhi syarat.
BACA JUGA:Nilai TKA Siswa SD-SMP Anjlok, Efektivitas Program MBG Mulai Diperdebatkan
BACA JUGA:Cara Membuat Kandang Mini dari Galon Bekas, Solusi Murah, Kreatif, dan Ramah Lingkungan
Polda Sumsel juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.
Kolaborasi antara warga dan aparat dinilai menjadi salah satu kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, serta terbebas dari ancaman narkotika yang dapat merusak masa depan generasi bangsa.
BACA JUGA:Kalender Juni 2026 Lengkap: Catat Tanggal Merah, Hari Besar, dan Peluang Long Weekend