Otoritas Gaza Ungkap Dugaan Pencurian Organ oleh Tentara Israel
Otoritas Gaza Ungkap Dugaan Pencurian Organ oleh Tentara Israel--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Tuduhan mengerikan kembali muncul di tengah konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina. Otoritas di Jalur Gaza menuduh tentara Israel mencuri organ dari jenazah warga Palestina yang tewas dalam serangan militer, dan menyerukan pembentukan komite investigasi internasional untuk menyelidiki dugaan kejahatan kemanusiaan tersebut.
BACA JUGA:Pria Megang Sakti Ditangkap Polisi Usai Aniaya Penjual Egrek Gara-Gara Pesanan Tak Sesuai
BACA JUGA:Modus Ngaku Teman Ayah Korban, Warga Musi Rawas Ditangkap Usai Curi iPhone di Lubuk Linggau.
Ismail Thawabta, Direktur Kantor Media Pemerintah Gaza, menyampaikan kepada kantor berita Anadolu Agency bahwa dalam tiga hari terakhir, pihak Israel telah menyerahkan 120 jenazah warga Palestina melalui Komite Palang Merah Internasional (ICRC). Namun, kondisi jenazah-jenazah tersebut dinilai sangat memprihatinkan dan menunjukkan tanda-tanda kekerasan ekstrem.
“Sebagian besar jenazah tiba dalam kondisi yang menunjukkan adanya eksekusi di lapangan dan penyiksaan sistematis,”
ujar Thawabta.
BACA JUGA:YouTuber Jember Didatangi Banser Gara-Gara Konten Bela Stasiun TV Nasional
BACA JUGA:Bupati Hj. Ratna Machmud Terima Wings Kehormatan Paralayang Dari Lanud Sri Mulyono Herlambang
Jenazah Ditemukan dengan Kondisi Mengerikan
Thawabta menyebut banyak dari jenazah yang diterima memiliki mata tertutup, tangan dan kaki terikat, serta bekas jeratan di leher. Hal ini, kata dia, mengindikasikan bahwa mereka dieksekusi secara sengaja oleh pasukan pendudukan Israel.
Yang lebih mengejutkan, otoritas Gaza menemukan bahwa sejumlah organ tubuh korban hilang, termasuk mata, kornea, dan organ dalam lainnya.
“Banyak bagian tubuh yang hilang, termasuk mata, kornea, dan organ lainnya,”
ungkap Thawabta.
Otoritas Palestina menilai hal ini sebagai bentuk pelanggaran berat terhadap martabat manusia dan hukum internasional, serta indikasi adanya praktik pencurian organ manusia dari jenazah warga Palestina.
Sumber: