Warganya Mandi di Kantor PDAM, Wali Kota Yoppy Karim Minta Maaf dan Janji Bangun Instalasi Baru.

Warganya Mandi di Kantor PDAM, Wali Kota Yoppy Karim Minta Maaf dan Janji Bangun Instalasi Baru.

Warganya Mandi di Kantor PDAM, Wali Kota Yoppy Karim Minta Maaf dan Janji Bangun Instalasi Baru.--ist

SILAMPARITV.CO.ID - Wali Kota Lubuklinggau, Yoppy Karim, akhirnya angkat bicara dan menyampaikan permintaan maaf kepada warga atas krisis air bersih yang terus berlarut. Hal ini menyusul viralnya aksi sejumlah warga yang terpaksa mandi dan mencuci di kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bukit Sulap sebagai bentuk protes karena air di rumah mereka tak kunjung mengalir.

BACA JUGA:Bertaruh Nyawa Demi Anak, Malah Dimaki Mertua: Dua Kisah Menantu yang Disakiti, Viral dan Bikin Geram Publik.

BACA JUGA:Tangis Sriana: Ibu 5 Anak Ditinggal Mati Suami Tukang Ojek Korban Begal, Masih Dibebani Tagihan RS Rp. 38 Juta

“Saya mohon maaf kepada masyarakat Lubuklinggau atas ketidaknyamanan ini. Kita menyadari betul betapa vitalnya air bersih dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Yoppy dalam konferensi pers, Rabu (30/7/2025).

BACA JUGA:Tagih Utang Rp. 500 Ribu, Pegawai Koperasi di Lampung Ditebas Nasabah hingga Tewas.

BACA JUGA:BNNP Sumsel Gagalkan Peredaran 10 Kg Sabu dan 5.000 Ekstasi di Musi Rawas, Berawal dari Info Intelijen.

Masalah Mesin dan Kebocoran Pipa

Yoppy menyebut, akar persoalan ada pada mesin instalasi PDAM yang sudah tua dan tidak layak pakai. Dari seluruh instalasi yang tersedia, hanya dua yang saat ini masih berfungsi dengan normal. Ketika salah satunya mengalami gangguan, aliran air ke daerah lain otomatis terganggu.

"Artinya, kendalanya yang di Watas itu dari mesin. Kondisi PDAM itu yang normal hanya dua. Begitu rusak tempat A, B ribut. B bagus, C ribut, akhirnya pindah lagi,” jelas Yoppy.

Kondisi makin diperparah dengan adanya kebocoran pipa sepanjang 500 meter di kawasan Kasie, yang menyebabkan distribusi air semakin terhambat.

BACA JUGA:Kadishub Pematangsiantar Akui Rutin Setor ke Polisi, Tapi Tetap Jadi Tersangka: Lapor ke Propam Polda Sumut

BACA JUGA:Heboh 34 Kosmetik Berbahaya Versi BPOM, Nama Shella Saukia Ikut Terseret.

Langkah Solutif: Pembangunan 4 IKK Baru

Sebagai solusi jangka panjang, Yoppy menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan dan mendapatkan persetujuan dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Gubernur Sumatera Selatan. Dana ini akan digunakan untuk membangun empat Instalasi Kota Kecamatan (IKK) baru di wilayah Watas, Jukung, Kupang, dan Petanang.

Sumber: