Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus di Lubuklinggau, Tersangka Peragakan 20 Adegan
Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus di Lubuklinggau, Tersangka Peragakan 20 Adegan--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Aparat kepolisian menggelar rekonstruksi kasus pembacokan yang menewaskan Suhar Efendi (53). Dalam kegiatan tersebut, tersangka Supriadi (30) memperagakan sebanyak 20 adegan untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang berujung maut.
BACA JUGA:Operasi Pekat Jelang Ramadan, Polisi Amankan 31 Orang di Lubuklinggau
BACA JUGA:Tangga, Taman, dan Detak Jantung: Cara Sederhana Memperpanjang Usia Lewat Aktivitas Sehari-hari
Rekonstruksi dilaksanakan di kediaman tersangka di Kelurahan Marga Bakti, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Proses ini turut disaksikan penyidik, jaksa, serta sejumlah saksi.
Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Utara, Ipda Beny Kurniawan, menjelaskan bahwa adegan demi adegan menggambarkan interaksi awal antara korban dan tersangka hingga terjadinya aksi kekerasan.
BACA JUGA:Peduli Lingkungan Ibadah, Lapas Narkotika Muara Beliti Gelar Kerja Bakti Bersihkan Masjid
BACA JUGA:Tingkatkan Kualitas Pembinaan, Lapas Lubuklinggau Ikuti Sosialisasi Case Plan Narapidana
“Pada adegan awal, korban datang ke rumah tersangka. Keduanya sempat duduk di samping rumah dan berbincang. Tersangka lalu masuk untuk membuat kopi sebelum kembali bergabung,” ujarnya.
Situasi berubah ketika korban menghampiri tersangka yang sedang beristirahat di ruang tamu. Dari rekonstruksi terungkap terjadi cekcok yang kemudian berlanjut ke area dapur.
BACA JUGA:Dorong Warga Binaan Lebih Mandiri, Lapas Lubuklinggau Matangkan Program Pendidikan Kesetaraan
BACA JUGA:Sidang TPP Lapas Lubuklinggau Rekomendasikan 17 Warga Binaan Terima Program Integrasi
Menurut Beny, dalam pertengkaran itu korban sempat melontarkan kalimat yang memicu emosi tersangka. “Korban diduga menantang tersangka. Saat itulah tersangka mengambil parang yang berada di balik pintu dapur,” katanya.
Di samping rumah, ketegangan memuncak. Tersangka mengayunkan parang ke arah leher dan kepala korban secara berulang. Korban berusaha menangkis serangan sambil berteriak meminta pertolongan, namun akhirnya tersungkur.
BACA JUGA:Perkuat Zona Integritas, Lapas Lubuklinggau Teken Pakta Integritas Menuju WBK/WBBM
Sumber: