Prabowo Ingin Indonesia Bebas Atap Seng Lewat Gentengisasi Nasional
Prabowo Ingin Indonesia Bebas Atap Seng Lewat Gentengisasi Nasional--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggagas gerakan nasional penggantian atap rumah berbahan seng menjadi genteng tanah liat, yang ia sebut sebagai gentengisasi nasional. Program ini ditujukan untuk mempercantik wajah Indonesia sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan permukiman agar lebih sejuk, sehat, dan layak huni.
BACA JUGA:Tidur Siang Bikin Segar atau Tambah Lelah? Ini Durasi dan Waktu Ideal Menurut Pakar
BACA JUGA:Ayah di Lubuklinggau Jadi Korban Penganiayaan Anak Kandung, Diduga ODGJ Kambuh
Gagasan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah yang digelar di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (2/2). Dalam forum tersebut, Kepala Negara menyoroti masih masifnya penggunaan atap seng di berbagai wilayah, baik di perkotaan maupun perdesaan.
BACA JUGA:Miris! Anak SD Diduga Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku, DPR Sebut Alarm Keras
BACA JUGA:Dukung Program Kemandirian WBP, Lapas Narkotika Muara Beliti Lakukan Studi Peternakan Ayam
Menurut Prabowo, dominasi atap seng telah berdampak negatif terhadap kualitas permukiman. Selain dianggap kurang menarik secara estetika, seng juga mudah menghantarkan panas serta rentan mengalami korosi.
“Saya ingin semua atap di Indonesia menggunakan genteng. Karena itu, kita akan mendorong gerakan besar, proyek nasional gentengisasi di seluruh Indonesia,” ujar Prabowo dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal YouTube Kementerian Dalam Negeri.
BACA JUGA:Iklan Tiba-tiba Muncul Terus di Ponsel? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
BACA JUGA:Telapak Tangan Sering Berkeringat, Apakah Pertanda Masalah Jantung? Ini Penjelasan Dokter
Koperasi Merah Putih Jadi Motor Produksi Genteng
Dalam skema yang dirancang pemerintah, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) akan menjadi ujung tombak pelaksanaan program, khususnya dalam hal produksi genteng. Presiden menilai industri genteng relatif mudah dikembangkan karena teknologinya sederhana dan bahan bakunya tersedia melimpah di dalam negeri.
Setiap koperasi direncanakan akan dilengkapi dengan pabrik genteng skala lokal. Bahan utama berupa tanah akan dikombinasikan dengan material tambahan, termasuk limbah tertentu, guna menghasilkan genteng yang lebih ringan namun tetap kuat dan tahan lama.
BACA JUGA:Warga Desa Sugi Waras Musi Banyuasin Demo, Tuntut Perhatian Pemerintah soal Jalan Rusak
Sumber: