Harga Santan Melonjak Drastis di Kota Lubuklinggau Jelang Lebaran 1446 H

Harga Santan Melonjak Drastis di Kota Lubuklinggau Jelang Lebaran 1446 H

Harga Santan Melonjak Drastis di Kota Lubuklinggau Jelang Lebaran 1446 H--ist

Meskipun harga santan mengalami lonjakan drastis, para pedagang tetap melihat tingginya permintaan dari masyarakat. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan santan dalam berbagai hidangan khas Lebaran seperti rendang, opor ayam, dan gulai.

“Walau harga mahal, masyarakat tetap ramai membeli. Mungkin karena ini menjelang Lebaran, jadi tetap butuh santan untuk memasak,” ujar Edo.

Hingga saat ini, harga santan murni di pasaran belum mengalami penurunan sejak awal Ramadan. Kenaikan harga bahan pokok ini tentu menjadi tantangan bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang mengandalkan santan sebagai bahan utama dalam hidangan khas Lebaran.

BACA JUGA:Samsung Hadirkan Diskon Spesial Jelang Lebaran 2025, Harga HP Turun Hingga Rp3,5 Juta!

BACA JUGA:Apa Itu Shalat Kafarat? Simak Penjelasan dan Tata Caranya

Masyarakat berharap agar harga santan dan kelapa bisa kembali stabil setelah melewati momentum Lebaran. Beberapa konsumen juga berharap adanya intervensi dari pemerintah daerah untuk menstabilkan harga bahan pokok yang mengalami lonjakan signifikan.

“Kami berharap ada solusi dari pemerintah agar harga santan tidak terus naik. Ini memberatkan bagi masyarakat yang ingin memasak hidangan Lebaran,” pungkas Rosa.

Dengan tingginya permintaan dan terbatasnya pasokan kelapa tua, masyarakat dan pedagang hanya bisa berharap agar harga segera turun setelah Lebaran. Namun, hingga saat ini belum ada tanda-tanda harga santan akan kembali ke level normal.

BACA JUGA:IMA Sumsel Gelar Mudik Gratis untuk 500 Warga Sumsel di Perantauan

BACA JUGA:Apple Resmi Luncurkan iPhone 16 Series di Indonesia, Ini Harga dan Detailnya

Sumber: