Sumsel Kaji WFH Satu Hari per Pekan untuk Tekan BBM dan Kemacetan

Sumsel Kaji WFH Satu Hari per Pekan untuk Tekan BBM dan Kemacetan

--

SILAMPARITV.CO.ID - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tengah mengkaji kebijakan work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan sebagai upaya menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sekaligus mengurai kemacetan. Gubernur Herman Deru menyatakan bahwa kebijakan ini masih dalam tahap pembahasan mendalam guna memastikan efektivitasnya terhadap efisiensi energi dan stabilitas ekonomi daerah.

BACA JUGA:Lonjakan Arus Balik Lebaran 1447 H, Ribuan Kendaraan Padati Tol Terpeka

Menurutnya, pengurangan mobilitas kendaraan melalui WFH berpotensi menekan penggunaan BBM secara kolektif tanpa mengganggu produktivitas kerja. Wacana ini juga merupakan adaptasi dari usulan pemerintah pusat dalam mendorong efisiensi energi di tengah tantangan ekonomi global.

BACA JUGA:Di Tengah Lebaran, Tim SAR Gabungan Berjuang Cari Korban Tenggelam di Perairan OKI

Namun, kebijakan ini tidak akan diterapkan secara menyeluruh. Sektor layanan publik esensial seperti kesehatan tetap berjalan normal, sementara sektor pendidikan berpotensi menerapkan sistem pembelajaran daring pada hari tertentu.

BACA JUGA:Perempuan 34 Tahun Ditemukan Meninggal di Mal Medan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dalam waktu dekat, Pemprov Sumsel akan melakukan kajian teknis lebih lanjut untuk menghitung dampaknya terhadap aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat. Pemerintah menegaskan bahwa setiap langkah penghematan BBM memiliki kontribusi besar terhadap pengurangan beban anggaran negara, terutama pada subsidi energi.

BACA JUGA:Laka Lantas di BTS Ulu Jalur PALI–Cecar, Tanpa Korban Jiwa

Dengan pendekatan yang matang, diharapkan kebijakan ini dapat menjadi solusi strategis untuk menjaga efisiensi energi tanpa mengorbankan pelayanan publik serta mendukung ketahanan ekonomi daerah dan nasional.

Sumber: #sumateraselatan #hermanderu #wfh #hematbbm #efisiensienergi #kebijakandaerah #ekonomiindonesia #transportasi #pelayananpublik #indonesiamaju