Pesan Prabowo ke Partai Koalisi: Jangan Seenaknya, Hukum Harus Dijunjung.
Pesan Prabowo ke Partai Koalisi: Jangan Seenaknya, Hukum Harus Dijunjung.--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan tegas kepada partai-partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM Plus) agar tidak merasa kebal hukum atau bertindak sewenang-wenang.
BACA JUGA:Viral! Emak-emak Temukan Tangan Dalam Perut Ikan, Warganet Heboh.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Jumat (15/8/2025).
“Tidak boleh ada yang merasa lebih kuat dari hukum dan tidak bisa diatur,” tegas Prabowo di hadapan anggota MPR, DPR, dan DPD.
BACA JUGA:BRI Gelar Consumer Expo 2025 di Bandung, Hadirkan Suku Bunga KPR Ringan Mulai 2,40%
Tekankan Pentingnya Kritik untuk Pemerintah
Dalam pidatonya, Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintah membutuhkan kritik dari pihak manapun, termasuk dari partai politik yang tidak berada di lingkaran koalisi. Menurutnya, kritik adalah bagian penting dari demokrasi untuk menjaga agar pemerintahan tetap berada di jalur yang benar.
BACA JUGA:Yanti Seorang IRT Sangat Bahagia Dengan Adanya BRImo, Transaksinya Sangat Membantu dan Lebih Mudah
BACA JUGA:Luar biasa! QRIS dan Mobile BRI: Solusi Pembayaran Digital untuk UMKM Kopi Lahat
“Kadang kritik itu sakit juga. Enggak masalah. Jangan berhenti kritik,” ujar Prabowo.
Ia menambahkan, partai-partai koalisi juga harus berperan aktif mengawasi dan mengoreksi kebijakan pemerintah, bukan hanya mendukung semata.
BACA JUGA:Paket Kuota Internet Habis Tidak Harus ke Konter, Cukup Pakai Aplikasi BRImo Cepat dan Mudah
Koalisi Pemerintahan yang Gemuk
Saat ini, pemerintahan Prabowo ditopang oleh KIM Plus, yang terdiri dari Partai Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, PSI, Gelora, PBB, Garuda, Prima, dan PKP. Setelah Pilpres 2024, sejumlah partai lain juga bergabung, yakni NasDem, PKB, PKS, PPP, Perindo, dan Hanura.
BACA JUGA:Honda Stylo Dibalut Warna Baru, Tampilan Makin Elegan dan Berkelas
Sementara itu, PDI Perjuangan yang dipimpin Megawati Soekarnoputri memilih tidak bergabung dalam koalisi. Namun, Megawati menegaskan bahwa PDIP tetap akan mendukung kebijakan pemerintah yang pro-rakyat sekaligus tidak segan melayangkan kritik apabila pemerintah menyimpang dari nilai-nilai Pancasila.
BACA JUGA:Rahasia Diet Sehat dari Ahli Gizi Dunia: Makan Enak, Tetap Sehat
BACA JUGA:8 Kelebihan dan Kekurangan Redmi Pad SE
“PDI Perjuangan tidak memposisikan sebagai oposisi dan juga tidak semata-mata membangun koalisi kekuasaan,” ujar Megawati dalam Kongres VI PDIP di Bali, awal Agustus lalu.
BACA JUGA:Tetap Fit Meski Cuaca Tak Menentu: 10 Tips Jaga Kesehatan
BACA JUGA:10 Rekomendasi Laptop Touchscreen Terbaik & Daftar Harga Terbaru 2025
Prabowo dan Perjalanan Demokrasi
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung perjalanan politiknya yang panjang hingga akhirnya menjadi Presiden ke-8 Republik Indonesia.
BACA JUGA:5 Rekomendasi iPad untuk Menggambar, Desainer Merapat!
BACA JUGA:Segar & Sehat: 5 Resep Infused Water Penurun Tekanan Darah Tinggi
“Saya ikut pemilu lima kali. Alhamdulillah empat kali kalah. Hari ini saya berdiri di depan majelis ini,” kata Prabowo disambut tepuk tangan para hadirin.
Ia menilai, pengalamannya kalah berulang kali menjadi bukti nyata bahwa demokrasi di Indonesia berjalan.
BACA JUGA:Masih Layak Digunakan, 5 Keunggulan iPhone 7 Plus di 2025
BACA JUGA:Apakah iPhone 11 Masih Worth It di 2025? Simak Penjelasannya!
Wujudkan Indonesia Sejahtera dengan Persatuan
Prabowo menekankan pentingnya persatuan bangsa dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah, partai politik, maupun rakyat, untuk bergotong royong demi Indonesia yang kuat dan makmur.
BACA JUGA:Unik! 5 Restoran Ini Punya Sushi Sambal hingga Sushi Buah
BACA JUGA:Hobi Makan Ini Bisa Picu Migrain, Waspadai 5 Jenis Makanan
“Saya percaya dan yakin bahwa kalau bersatu, kalau bergotong royong, Insyaallah bangsa Indonesia kuat dan sejahtera,” ujar Prabowo.
Pidato kenegaraan ini sekaligus menjadi momen bersejarah, karena Prabowo akan memimpin perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2025 mendatang.
BACA JUGA:Resep Ayam Bacem yang Manis Legit Buat Bekal Kantor
BACA JUGA:5 Rekomendasi Menu Sarapan Sehat dari Dokter Jantung, Bisa Dicontek!
Sumber: