Jangan Langsung Dimasak, Ini Jenis Makanan Beku yang Sebaiknya Dicairkan Terlebih Dahulu

Jangan Langsung Dimasak, Ini Jenis Makanan Beku yang Sebaiknya Dicairkan Terlebih Dahulu

Jangan Langsung Dimasak, Ini Jenis Makanan Beku yang Sebaiknya Dicairkan Terlebih Dahulu--Net

SILAMPARITV.CO.ID - Menyimpan makanan dalam keadaan beku menjadi salah satu cara yang praktis untuk menjaga kualitas dan nutrisi bahan makanan lebih lama. Namun, tidak semua bahan makanan aman jika langsung dimasak dalam kondisi beku.

 

Sejumlah ahli gizi mengingatkan bahwa beberapa jenis makanan justru berisiko menimbulkan masalah kesehatan atau menurunkan kualitas masakan jika dimasak tanpa proses pencairan terlebih dahulu.

BACA JUGA:Konser BTS Disaksikan 18,4 Juta Penonton, Jadi Tayangan Terpopuler di Netflix

 

Dilansir dari laman kesehatan Eating Well pada Minggu (22/3), ahli diet kuliner Sharniquia White, MS, RDN, LDN menjelaskan bahwa ayam dan daging babi beku berpotensi meningkatkan risiko bakteri jika tidak dimasak hingga suhu internal yang tepat.

 

Menurut White, memasak ayam yang masih beku dapat menyebabkan kematangan yang tidak merata.

 

“Bagian luar ayam bisa matang lebih cepat daripada bagian dalam. Secara tampilan mungkin terlihat sudah matang, tetapi sebenarnya masih mentah di beberapa bagian,” ujarnya.

BACA JUGA:Waspada Modus Penipuan Berkedok Affiliate, Jangan Mudah Tergiur Komisi Besar

BACA JUGA:Begal Jalur Binduriang Dibekuk Saat Menginap di Hotel, Polisi Masih Buru Rekan Pelaku

 

Hal senada disampaikan ahli diet kuliner Laura M. Ali, MS, RDN yang mengatakan bahwa memasak ayam dan babi dalam kondisi beku juga dapat memengaruhi tekstur daging sehingga menjadi lebih keras.

 

Ia juga memperingatkan bahaya memasak daging beku menggunakan slow cooker tanpa mencairkannya terlebih dahulu.

 

“Jika daging atau unggas dimasukkan dalam keadaan beku, suhunya akan terlalu lama berada dalam kisaran suhu yang tidak aman. Kondisi ini dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri dan berpotensi menyebabkan penyakit bawaan makanan,” kata Ali.

BACA JUGA:Diduga Langgar UU ITE, Akun Facebook Dilaporkan Owner Linggau Keramik ke Polres Lubuklinggau

BACA JUGA:Manfaatkan Lahan, Lapas Narkotika Muara Beliti Giatkan Penanaman Timun

 

Para ahli merekomendasikan agar daging dicairkan terlebih dahulu di dalam lemari es sebelum dimasak. Selain itu, kematangan makanan sebaiknya diperiksa menggunakan termometer makanan.

 

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit merekomendasikan ayam dimasak hingga mencapai suhu internal minimal 165 derajat Fahrenheit atau sekitar 73,8 derajat Celsius. Sementara itu, potongan daging babi utuh harus mencapai setidaknya 145 derajat Fahrenheit atau sekitar 62,7 derajat Celsius, lalu didiamkan selama tiga menit sebelum dipotong atau dikonsumsi.

BACA JUGA:Toyota Land Cruiser FJ Resmi Meluncur di Thailand, SUV Kompak Siap Mendunia

 

Selain itu, ayam dan daging babi mentah yang sedang dicairkan harus dijauhkan dari makanan siap santap seperti salad atau makanan matang agar tidak terjadi kontaminasi silang.

 

Hal yang sama juga berlaku pada potongan daging berukuran tebal. Daging sebaiknya dicairkan terlebih dahulu di dalam lemari es sebelum dimasak. Mencairkan daging di atas meja tidak dianjurkan karena dapat membuat bagian luar makanan mencapai suhu ruang sehingga bakteri lebih mudah berkembang.

 

White juga menjelaskan bahwa memasak potongan daging tebal dalam kondisi beku dapat membuat bagian luar matang sempurna, tetapi bagian dalamnya masih mentah atau bahkan tetap beku.

 

Potongan daging utuh sebaiknya dimasak hingga mencapai suhu minimal 62 derajat Celsius, kemudian didiamkan selama tiga menit sebelum dipotong atau dimakan.

BACA JUGA:Timnas Indonesia Siap Tampil di FIFA Matchday Maret 2026, Debut Pelatih Baru Jadi Sorotan

BACA JUGA:Lonjakan Arus Balik Lebaran 1447 H, Ribuan Kendaraan Padati Tol Terpeka

Sumber:

Berita Terkait