Jagung manis beku mempertahankan bentuk, warna, dan nilai gizinya. Proses pembekuan membantu menjaga karotenoid seperti lutein dan zeaxanthin, dua antioksidan penting untuk menjaga kesehatan mata dari paparan cahaya biru dan risiko degenerasi makula.
Sayuran hijau ini kaya vitamin C dan riboflavin (vitamin B2) yang berperan penting dalam sistem saraf dan produksi energi.
5. Brokoli
Brokoli segar yang disimpan terlalu lama bisa kehilangan sebagian besar vitaminnya, sementara versi beku dapat mempertahankan nutrisi tersebut lebih lama.
Tips terbaik: masak langsung dari kondisi beku tanpa dicairkan terlebih dahulu untuk mempertahankan tekstur dan warnanya.
6. Mangga dan Alpukat
Buah tropis seperti mangga dan alpukat yang dibekukan setelah matang biasanya lebih kaya vitamin A, C, dan E dibanding buah segar impor yang dipetik mentah untuk pengiriman jarak jauh.
Selain menjaga kandungan gizi, buah beku ini juga praktis untuk dibuat smoothie, es krim sehat, atau saus salad.
Kesimpulan:
Membekukan buah dan sayur bukan berarti menurunkan kualitas gizi, justru bisa menjadi cara cerdas untuk memastikan tubuh tetap mendapat asupan nutrisi lengkap sepanjang tahun.
Selain praktis dan tahan lama, metode ini juga membantu mengurangi limbah makanan dari hasil panen yang berlebih.
BACA JUGA:Bikin Saldo Bertumbuh Tanpa Ribet, Ini Solusi Investasi Digital yang Diawasi OJK.
BACA JUGA:Heboh! Menkeu Purbaya Diteror Santet, Sang Anak Buka Suara Soal Teror Mistis.