Ketiganya sama-sama berbahan dasar ikan, namun memberikan pengalaman rasa yang benar-benar berbeda. Pindang Meranjat nikmat dipadukan sambal buah, Pegagan cocok disantap dengan lalapan pahit, sementara Musi Rawas pas dengan nasi hangat dan ikan berdaging tebal.
BACA JUGA:Catat Tanggalnya! Malam Nisfu Syaban 2026 Lengkap dengan Jadwal dan Amalannya
BACA JUGA:Viral! Distribusi MBG di Madura Pakai Mobil Mewah, Alphard hingga Vellfire Disorot
Penutup
Memilih antara Pindang Meranjat, Pegagan, atau Musi Rawas pada akhirnya kembali pada selera masing-masing. Ketiganya adalah bukti kekayaan kuliner Sumatera Selatan, di mana satu teknik dasar mampu melahirkan beragam cita rasa yang unik dan berkarakter.
Memahami perbedaan bumbu dan teknik memasaknya bukan hanya memperkaya pengalaman makan, tetapi juga menjadi cara sederhana untuk ikut melestarikan warisan budaya kuliner Nusantara.
BACA JUGA:Warga Binaan Lapas Lubuk Linggau Ikuti Ibadah Natal 2025 Secara Daring
BACA JUGA:Maknai Isra Mi’raj 1447 H, Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti Perkuat Iman dan Akhlak