Sering Disalahkan, Pedas dan Asam Ternyata Bukan Penyebab Utama Gangguan Pencernaan

Kamis 05-02-2026,09:31 WIB
Reporter : Rendi Setiawan
Editor : Rendi Setiawan

SILAMPARITV.CO.ID - Keluhan seperti sakit perut, kembung, hingga diare kerap dikaitkan dengan makanan bercita rasa pedas atau asam. Padahal, menurut para ahli, masalah pencernaan tidak selalu dipicu oleh rasa makanan tersebut. Faktor utama justru terletak pada jenis bahan makanan yang dikonsumsi dan respons tubuh masing-masing individu.

Dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterohepatologi di Primaya Hospital Kelapa Gading, dr. Suwito Indra, Sp.PD-KGEH, FINASIM, menjelaskan bahwa secara umum pola makan sehari-hari masyarakat tergolong aman. Gangguan pencernaan biasanya muncul pada orang-orang yang memiliki sensitivitas tertentu terhadap bahan makanan spesifik.

BACA JUGA:Tak Sekadar Warna, Ini Perbedaan Kandungan Gizi dan Manfaat Ubi Menurut Ahli

BACA JUGA:Jarang Disadari, Buah Rambutan Ternyata Punya Banyak Manfaat Kesehatan

Bahan makanan lebih berperan daripada rasa

Dalam wawancara daring pada Selasa (3/2/2026), dr. Suwito mencontohkan bahwa tidak semua makanan pedas menimbulkan keluhan yang sama.

“Ada orang yang makan cabai rawit tidak masalah, tapi justru sakit perut setelah makan cabai merah keriting,” ujarnya.

BACA JUGA:Tidur Siang Bikin Segar atau Tambah Lelah? Ini Durasi dan Waktu Ideal Menurut Pakar

BACA JUGA:Ayah di Lubuklinggau Jadi Korban Penganiayaan Anak Kandung, Diduga ODGJ Kambuh

Menurutnya, banyak orang keliru menyederhanakan penyebab gangguan pencernaan hanya berdasarkan rasa pedas atau asam. Padahal, yang lebih menentukan adalah jenis bahan makanannya.

“Yang menyebabkan sakit perut itu cabainya, bukan pedasnya. Bukan asamnya, tetapi buahnya. Jadi bukan semua makanan yang rasanya asam atau pedas,” jelas dr. Suwito.

BACA JUGA:Miris! Anak SD Diduga Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku, DPR Sebut Alarm Keras

BACA JUGA:Dukung Program Kemandirian WBP, Lapas Narkotika Muara Beliti Lakukan Studi Peternakan Ayam

Meski demikian, ia tetap mengingatkan agar masyarakat tidak mengonsumsi makanan dengan kadar ekstrem. Makanan yang terlalu pedas atau asam dalam jumlah berlebihan tetap berpotensi menimbulkan gangguan, bahkan pada orang yang tidak memiliki masalah pencernaan.

“Kalau makan pedas level delapan sampai sepuluh, hampir semua orang bisa sakit perut. Itu wajar. Tapi kalau pedas atau asamnya sedikit, kebanyakan orang masih bisa mentoleransinya,” katanya.

Kategori :